Gambar: Daeng Sabang

Panen Padi, Petani di Gowa Gunakan Rakit


Seputarsulawesi.com, Gowa - Petani yang bermukim di area persawahan sekitar perumahan Samata Indah, Kabupaten Gowa mengaku kesulitan memanen padi saat musim hujan tiba. Pasalnya, sawah mereka kerap kebanjiran, dan biasanya banjir setinggi paha orang dewasa.

"Panen padi di bulan November sangat menyulitkan petani, karena itu musim hujan, sawah terendam air setinggi paha, sehingga untuk memanen padi memerlukan alat bantu seadanya," kata salah seorang petani setempat, Daeng Sabang, Rabu, 22 November 2017.

Meski demikian, menurut Daeng Sabang, petani tetap nekat memanen padi mereka dengan menggunakan rakit yang terbuat dari pohon pisang.

"Itu untuk mempermudah mengangkut padi yang sudah dipanen," ujar Daeng Sabang sambil menunjuk rakit yang terbuat dari pohon pisang.

Daeng Sabang menjelaskan, hasil panen di musim hujan sangat berbeda saat musim kemarau. Menurutnnya, hasil panen di musim hujan, hasilnya tidak sampai empat karung. Sementara pada musim kemarau, hasilnya bisa empat sampai lima karung.

Tag :

gowa
  • 386 Dibaca