ABM Pastikan Kasus APBD Tak akan Hambat Roda Pemerintahan di Sulbar


 Seputarsulawesi.com,Makassar- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar (ABM) mengatakan proses penanganan kasus dugaan penyimpangan APBD tahun anggaran 2016 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar tidak akan menghambat roda pemerintahan di Sulbar.

"Tidak ada pemerintahan yang bisa stagnan atau macet," kata Ali Baal Masdar usai menghadiri penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Dinas Pendidikan Sulselbar dengan Kajati Sulselbar di Kejati jalan Urip Sumoharjo, Selasa 10 Oktober 2017.

Ali Baal Masdar mengatakan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulbar masih tetap melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat.

"Sampai sekarang, DPRD kemarin masih bersidang menyelesaikan tugas-tugasnya, seperti Perubahan APBD, dan akan berlanjut nanti untuk APBD pokok dan RPJMD," kata Ali Baal.

Dalam kasus dugaan penyimpangan APBD tahun anggaran 2016 Provinsi Sulbar yang menyeret Ketua DPRD dan tiga Wakilnya sebagai tersangka karena dalam kedudukannya sebagai unsur pimpinan DPRD Sulbar diduga telah menyepakati besaran nilai pokok pikiran tahun anggaran 2016 dengan total nilai anggaran sebesar 360 Miliyar untuk dibagi-bagi kepada pimpinan maupun anggota DPRD sebanyak 45 orang.

Ali Baal mengaku prihatin melihat kasus ini, namun ia enggan berkomentar terlalu jauh soal keterlibatan seluruh anggota DPRD Sulbar karena menurutnya kasus ini masih berproses di Kejati.

  • 131 Dibaca