Aksi Mahasiswa di Pengadilan Negeri Makassar Ricuh


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Aksi yang berakhir ricuh terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Makassar, Senin 23 Oktober 2017 Siang. Seorang mahasiswa terpaksa diamankan karena dikhwatirkan pemicu kejadian tersebut.

Puluhan massa aksi ini awalnya hanya melakukan aksi di halam gedung Pengadilan Negeri Makassar.

Namun, sesekali orator aksi memasuki gedung pengadilan untuk meneriakkan orasinya dengan menggunakan pengeras suara. Mereka berkeinginan bertemu dengan jaksa dan hakim yang mengadili para tersangka.

Dalam kasus ini empat tersangka yang telah ditahan, mereka adalah Sandi, Abbas, Dedi dan Armin.

Mereka menilai kasus yang berjalan selama kurang lebih tujuh bulan ini belum membuahkan hasil.

Olehnya itu mereka meminta kepada kejaksaan dan pengadilan negeri Kota Makassar agar memperjelas proses hukumnya. Selain itu mereka meminta kepada kejaksaan dan pengadilan negeri Kota Makassar agar menegakkan hukum sebagaimana mestinya. Mereka juga meminta kepada kejaksaan serta pengadilan negeri Kota Makassar agar menghukum seberat-beratnya kepada seluruh tersangka.

Saat aksi berlangsung, aparat keamanan pengadilan dan kepolisian terus berusaha melobi para massa tersebut agar situasi terus  kondusif.

"Sabar yah, nanti saya panggil jaksanya, kasih waktu 30 menit," kata seorang petugas kepada massa aksi.

Massa aksi tersebut akhirnya keluar dari dalam gedung, lalu menunggu kabar dari petugas yang menemui jaksa.

Tidak cukup 30 menit, mereka akhirnya diperbolehkan memasuki ruang sidang dan mengikuti proses persidangan kasus tersebut.

Namun saat memasuki ruang persidangan, sejumlah mahasiswa yang dikhawatirkan akan mengganggu proses persidangan terpaksa diamankan.

  • 123 Dibaca