Pengamat Politik Sulawesi Selatan, Arif Wicaksono

Arif Wicaksono : Biaya Politik Mahal Karena Aktor Politik


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Pengamat Politik Sulawesi Selatan, Arif Wicaksono mengatakan biaya politik yang mahal sebenarnya berasal dari perilaku aktor-aktor politiknya sendiri, mulai dari elit partai politiknya, sampai ke masyarakat calon pemilihnya.

Ia menamhabkan, praktek feodalisme yang ditandai oleh adanya pungutan atau pajak yang dipungut oleh oligarki atas nama Negara atau kerajaan, juga ditengarai sejak dulu dilakukan.

"Hampir 20 tahun reformasi yang teorinya akan memperbaiki sistem politik dan demokrasi, ternyata sikap mental itu tidak berubah," ungkap Arif Wicaksono kepada Seputarsulawesi.com, Selasa, 28 November 2017.

Oleh karena itu, lanjut dia menambahkan, jika secara teoritik, politik ditujukan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, dimana di dalamnya terdapat exchange atau pertukaran, dari yang mewakili untuk yang diwakili.

"Saat ini pada politik, partai politik, dan aktor-aktor politik, tidak kita temukan lagi substansi exchange atau pertukaran tadi, yang justru kita temukan adalah jual-beli atau transaksi," ujar Arif Wicaksono yang juga Dekan FISIPOL Unibos ini.

Tag :

pilkada sulsel
  • 109 Dibaca