Muhammad Ikram (Kopiah Hitam) saat berbincang dengan Kapolres Matra AKBP Made Ary Pradana di Cafe Parni, Mamuju Utara, Rabu, 28 Februari 2018

Bahaya Hoax Jadi Perhatian Anggota DPRD Matra


Seputarsulawesi.com, Mamuju Utara- Langka Kapolres Mamuju Utara,  AKBP Made Ary Pradana bersama sejumlah awak media untuk memerangi berita bohong (hoax)mendapat respon positif dari salah seorang anggota DPRD Mamuju Utara, Muhammad Ikram.

Baca: Perangi Hoax, Kapolres Matra Silaturrahmi dengan Sejumlah Awak Media

Kepada seputarsulawesi.com, Muhammad Ikram mengatakan, hoax tak hanya menciptakan pembohonan publik, tapi juga bisa memicu lahir konflik sosial di masyarakat.

"Ya memang hoax merupakan ancaman besar, orang bisa saja mendesain konflik lewat media sosial," kata Ikram, Kamis, 1 Maret 2018.

Olehnya itu, lanjut Ikram, aparat kepolisian dan awak media punya tanggung jawab besar dalam menangani persoalan hoax ini. Apalagi jika hoax tersebut terkait isu Sara yang tentunya tak hanya berpotensi memicu kebencian antargolongan, tapi juga konflik sosial.

"Undang-undang ITE kan sudah jelas. Olehnya itu, peran Kepolisian sangat diharapkan untuk melakukan penyelidikan jika dalam penyebaran berita hoax itu terdapat unsur pidana," katanya.

Politisi muda PPP ini juga menghimbau agar semua elemen masyarakat terlibat memantau berita hoax, karena efek negatifnya sangat bebahaya dan berdampak pada ketentraman sosial masyarakat, tak terkecuali di Mamuju Utara yang notabene corak kehidupan sosial masyarakatnya sangat plural dan multikultur.

Tag :

matra
  • 133 Dibaca