Bupati Polman Ancam Ganti lurah yang Tak Lunasi Pajak


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Bupati Polewali Mandar (Polman) Andi Ibrahim Masdar mengancam akan mengganti lurah yang tak bisa melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sementara untuk Kepala Desa, Bupati Polman juga memberi warning tidak akan mencairkan dana desanya, jika PBB tersebut tak dilunasi.

"Ya kami akan melakukan penekanan berupa pergantian untuk lurah dan tidak akan mencairkan dana desa, jika ada pajak yang tidak terbayar," kata Andi Ibrahim Masdar saat hadir di acara Gebyar Pajak Daerah yang dilaksanakan di gedung Gabungan Dinas (Gadis), Polewali Mandar, Kamis, 21 Desember 2017.

Lebih lanjut, Bupati Polman mengatakan, pihaknya selaku pemerintah, sudah saatnya untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada setiap kepala desa dan Lurah yang tidak mampu menjalankan tugasnya degan baik.

"Jika mereka tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik, maka harus diganti dan diberi sanksi," tegasnya.

Meski demikian, sebelum menjatuhkan sanksi, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan penyeledikan, sebab dikawatirkan ada pihak ketiga yang bermain dibalik penagihan pajak tersebut.

"Masyarakat sekarang sudah cerdas, dan sadar akan pajak, karena output dari pajak tersebut akan kembali kepada diri, dan  pembangunan di daerahnya sendiri," jelas pria yang akrab disapa AIM ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun seputarsulawesi.com, menyebutkan bahwa sudah ada beberapa kecamatan di wilayah itu yang telah melunasi pungutan wajib tersebut. 

Adapun kecamatan yang diyatakan lunas pajak, yaitu, Kecamatan Matangga, Wonomulyo, Limboro, Anreapi, Tinambung, Balanipa, Tutar dan Alu. 

Sementara Kecamatan Campalagian, Matakali, Polewali dan Binuang masuk dalam zona merah, karena pelunasan pajaknya masih dibawa 70 persen, padahal semuanya sudah harus terbayarkan sebelum akhir tahun ini.

Tag :

aim- polman
  • 211 Dibaca