Ketua Umum Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani), Idham Arsyad

Cantrang Kembali Diizinkan, Idham Arsyad: Terima Kasih Pak Jokowi dan Cak Imin


Seputarsulawesi.com, Jakarta,- Setelah sekian lama menjadi kontroversi, akhirnya Presiden Jokowi membolehkan kembali penggunaan alat tangkap cantrang bagi nelayan.

"Gerbang Tani sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi karena telah mendengarkan jeritan nelayan cantrang", tegas Ketua Gerbang Tani, Idham Arsyad, Jum’at, 19 Januari 2018.

Idham memandang bahwa sejak awal kebijakan pelarangan alat tangkap cantrang menuai protes dari nelayan karena ada 2 hal. Pertama, kebijakan tersebut dibuat tanpa konsultasi ke nelayan dan tanpa sosialisasi yang massif langsung diterapkan. Sehingga banyak nelayan yang menjadi korban.

Kedua, pelarangan cantrang tidak diikuti dengan proses transisi pengalihan alat tangkap. Akibatnya nelayan kemudian kehilangan sumber pendapatan.

Sebagaiamana kita ketahui bahwa isu cantrang ini kembali menjadi sorotan publik setelah Ketua Dewan Pembina Gerbang Tani, A.Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menemui nelayan dan meneruskan aspirasi nelayan kepada Presiden. Presiden kemudian meminta Menteri Susi untuk moratorium pelarangan cantrang.

Saat ini cantrang tidak dilarang lagi akan tetapi masih menyisakan masalah karena menyisakan masalah karena berdasarkan pernyataan Menteri Susi bahwa cantrang hanya dibolehkan untuk wilayah jawa, khususnya di wialyah pantura.

"Gerbang tani mendesak bahwa kebijakan Presiden membolehkan kembali penggunaan cantrang sebaiknya berlaku bagi seluruh nelayan yang sumber penghidupan bergantung pada kebijakan ini," tegas Idham Arsyad.

  • 373 Dibaca