Chuduriah: Malaqbi adalah Inti dari Buku Jejak Dua Lelaki


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Seminar dan Bedah Buku ‘Jejak Dua Lelaki, Membaca Sejarah, Membaca Keteladanan’ yang ditulis oleh Adi Arwan Alimin mendapat sambutan hangat dan dihadiri oleh para pendidik dan guru-guru se Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, 9 November 2017. 

Hadir dalam acara ini, salah satu tokoh dari dua pejuang Sulbar yang juga menjadi tokoh utama dalam buku karya Adi Arwan tersebut, yaitu Syahrir Hamdani, sementara Ibnu Munzir dikabarkan berhalangan hadir. 

Buku ‘Jejak Dua lelaki’ dimana tokoh utama dalam ceritra buku tersebut, mendapat atensi dan perhatian khusus oleh Chuduriah Sahabuddin yang menjadi salah satu narasumber dalam bedah buku tersebut. 

Menurut Chuduriah, karya ini penting dibaca dan disosialisasikan kepada generasi muda dan anak didik agar dapat memahami sejarah perjuangan sekaligus keteladanan para tokoh-tokoh pejuang yang ikut berperan dalam mendirikan Sulawesi Barat.

“Penting bagi anak didik kita mengetahui sejarah berdirinya Sulawesi Barat yang dilakukan oleh para perjuangan-pejuang kita di Mandar. Terutama dalam buku Karya adinda Adi Arwan Alimin ini sangat menginspirasi kita semua," katanya.

Tak hanya itu, Rektor Universitas Asyiariah Mandar (Unsaman) ini juga meminta kepada para guru-guru dan tenagan pendidik yang hadir di acara itu untuk mensosialisasikan buku tersebut kepada anak didiknya, agar kelak mereka mengetahui rekam jejak para pejuang Sulbar dan bisa menjadi teladan baginya.

Lebih lanjut, putri Annangguru Prof. Dr. Sahabuddin ini mengatakan bahwa kesimpulan dari isi buku itu terdapat dalam satu kata, yaitu Malaqbiq. Sebuah sinkronisasi antara kata dan perbuatan. Sehingga sifat sifat Malaqbiq itu, bukan sekedar kata, tetapi bersesuaian dengan perbuatan, atau mencerminkan sifat sekaligus sikap ‘To Malaqbiq’.

“Inti buku ini adalah bagaimana Keteladanan atau sifat Malaqbiq, dapat ditularkan kepada anak-anak didik kita hingga ke pelosok desa. Bagaimana Malaqbiq ini diimplementasikan antara kata dan perbuatan itu menjadi sama (sinkron). Sehingga generasi kita tahu, bahwa keteladanan para pejuang Sulbar adalah cerminan sifat sekaligus sikap ‘To Malaqbiq’ ”, tutup Chuduriah.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Assamaturuang UPTD Dinas Pendidikan, Kecamatan Tinambung dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pemuda, budayawan dan juga oleh mayoritas para guru dan pendidik se-Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar.   

Tag :

unasman
  • 83 Dibaca