Di Twitter, Gus Nadir Kritik Pola Komunikasi Menkes Soal Virus Corona

  • 04-03-2020

Seputarsulawesi.com, Makassar- Nadirsyah Hosen melalui akun twitternya menyampaikan kritikannya soal pola komunikasi publik Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto yang menurunya sangat buruk. Gus Nadir, demikian sapaan akrabnya menyarankan agar Mekes lebih arif dan strategis dalam membuat pernyataan Publik.

"Saya usul beliau pakai Jubir saja," katanya via laman twitternya @na-dirs, Selasa, 2 Maret 2020.

Pernyataan tersebut disampaikan sehubungan dengan adanya penyataan Mekes yang mengatakan flu lebih berbahaya ketimbang virus corona. “Padahal flu batuk pilek yang biasa terjadi pada kita itu angka kematiannya lebih tinggi daripada yang ini, corona. Tapi kenapa ini bisa hebohnya luar biasa?,” ujar Terawan sebagaiman yang dilansir dari Detiknews.com. Senin, 2 Maret 2020.   

Selain itu, soal penanganan virus Corona, Gus Nadir juga meminta soal transparansi data dan langka-langka taktis yang telah dan sedang dilakukan pemerintah. Bukan dengan transparansi penyebaran data pasien berupa foto, alamat rumah dan sebagainya.

"Pemerintah, media dan kita semua perlu paham batas antara data pribadi dan kepentingan publik," katanya lagi.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo via akun tweeter-nya menyampaikan hal yang sama, Ia mengaku, dirinya telah memerintahkan menteri untuk mengingatkan agar rumah sakit dan pejabat pemerintah tidak membuka privasi pasien yang dirawat karena virus corona. Menurutnya, hak-hak pribadi mereka harus dijaga, begitupun dengan media massa, diminta untuk menghormati privasi pasien.

"Saya telah memerintahkan menteri untuk mengingatkan agar rumah sakit dan pejabat pemerintah untuk tidak membuka privasi pasien yang dirawat karena virus korona. Hak-hak pribadi mereka harus dijaga. Begitu juga media massa, saya minta untuk menghormati privasi mereka," katanya via akun twitter @jokowi.

Post Tags:

Kesehatan