Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto

Dinilai Mampu Mendinginkan Suasana, Wakil Bupati Apresiasi Kinerja Kapolres Bulukumba


Seputarsulawesi.com, Bulukumba - Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengapresiasi kinerja Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bulukumba, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Anggi Naulifar Siregar karena bertindak cepat melakukan komunikasi kepada keluarga korban penganiayaan berinisial ZA (19) yang diduga dilakukan oleh oknum Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba.

"Saya memberikan apresiasi kepada Kapolres Bulukumba yang bertindak cepat melakukan komunikasi kepada keluarga korban dan melakukan tindakan penegakan hukum internal dengan melakukan pemeriksaan kepada oknum anggota yang melakukan kekhilafan," kata Tomy Satria Yulianto kepada Seputarsulawesi.com, Selasa, 7 November 2017.

Tomy Satria Yulianto mengaku, sangat menyayangkan kejadian tersebut, apalagi kejadian itu berujung menelan korban jiwa.  "Ya kejadian ini patut disayangkan," ujar Tomy Satria Yulianto.

Tomy mengungkapkan, keberanian Kapolres Bulukumba untuk bertindak cepat melakukan komunikasi kepada keluarga korban setidaknya bisa mendinginkan suasana. Sehingga, tidak terjadi kesalahpahaman antar kedua belah pihak ataupun masyarakat. 

"Setidaknya upaya ini mampu mendinginkan suasana dan membangun kepercayaan kepada masyarakat untuk melakukan penindakan hukum," katanya.

Diketahui sebelumnya, seorang warga Kabupaten Bulukumba berinisial ZA (19) tewas diduga dianiaya oleh salah seorang oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bulukumba saat melakukan razia di Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sabtu, 4 November 2017 lalu.

Menurut informasi yang diterima Seputarsulawesi.com, korban bersama rekannya sedang melakukan perjalanan dari Kecamatan Ujung Loe menuju Kota Bulukumba. Di pertengahan jalan, saat itu Polantas Kabupaten Bulukumba sedang melakukan Razia.

Saat petugas Polantas Polres Bulukumba ingin memeriksa korban, korban dan rekannya ingin melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor miliknya. Saat hendak melarikan diri, korban langsung mendapatkan tindak kekerasan dari aparat Kepolisian dengan menggunakan Protofon di bagian belakang kepala korban.

Tag :

bulukumba
  • 2008 Dibaca