dok. Iqbal

Direktur LAPAR Sulsel : Parpol Penyebab Banyaknya Warga Golput


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Direktur Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel, Abdul Karim mengatakan Partai Politik (Parpol) menjadi sebab banyaknya warga Negara yang tidak menggunakan hak pilihnya atau Golongan Putih (Golput).

"Bahkan ketidakpercayaan kepada Partai Politik (Parpol) menjadi faktor penyumbang terbanyak alasan orang Golput," jelasnya.

Hal ini diungkapkan Abdul Karim saat narasumber dalam diskusi sosialisasi dan pemetaan tipologi pemilih menjelang Pilkada serentak di Sulsel yang dilaksanakan Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) Sulsel dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel di Warkop Pa'de Alauddin Makassar, Sabtu, 30 Desember 2017.

Selain itu, Abdul Karim menambahkan penyebab warga tidak menggunakan hak suaranya karena melihat Pemilu tidak membawa perubahan bagi kehidupannya. Selain itu, ada pula yang Golput karena soal teknis, kecewa dengan penyelenggara Pemilu.

Untuk keluar dari budaya Golput, lanjutnya, Parpol harus diperbaiki, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) harus juga terkonsolidasi untuk menyukseskan Pemilu dan penyelenggara Pemilu harus diberi masukan dan menerima masukan serta masyarakat sipil harus terlibat aktif.

"Pemilu adalah pemenuhan hak politik yang merupakan pintu untuk mengakses hak-hak lain," katanya.

Sementara, Komisioner KPU Sulsel, Mardiana Rusli mengatakan ada tiga hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan jumlah pemilih di antaranya menumbuhkan kesadaran pemilih, melakukan pendidikan politik dan membangun partisipasi pemilih

Ia juga mengingatkan bahwa ada sekitar 3,5 juta warga di Sulsel yang tidak masuk dalam kategori pemilih. Dimana salah satu syarat menjadi pemilih berdasarkan undang-undang Pemilu yang baru harus memiliki Kartu Penduduk Elektronik (E-KTP).

"E-KTP menjadi syarat administrasi untuk memilih. Jadi, kami berharap warga Sulsel untuk segera mengurus E-KTP sehingga dapat menggunakan hak suaranya," katanya.

  • 160 Dibaca