Abdul Hakim Pariwalino

Diskucapil Polman Diminta Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Buruknya pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Diskucapil) Polewali Mandar, tak hanya menjadi sorotan kalangan mahasiswa, tapi juga akademisi. Salah satunya adalah Abdul Hakim Pariwalino.

Baca berita sebelumnya: Warga Kembali Keluhkan Pelayanan Diskucapil Polman

Kepada Seputarsulawesi.com, akademisi Universitas Asyiariah Mandar (Unasman) ini mengatakan, pelayanan yang efektif dan efisiensi adalah sebuah kaharusan yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Apalagi jika hal itu terkait dengan pelayanan hak dasar, seperti pembuatan akta kelahiran dan administrasi kependudukan.

Menurutnya, pelayanan hak dasar yang efisien dan efektif itu bisa dilakukan dengan cara mendekatkan pelayanan ke masyarakat paling bawah, dengan memfungsikan aparat pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

"Bisa dibayangkan, kantor Disdukcapil melayani masyarakat dari 16 kecamatan, dan 167 desa dan kelurahan, apakah dapat menjamin efektifitas dan efisiensi? Sudah saatnya Disdukcapil turun ke desa dan kelurahan," jelas Hakim saat dihubungi Seputarsulawesi.com, Rabu, 3 Januari 2018.

Pria yang akrab disapa Kama Bunga ini yakin jika pemerintah Kabupaten Polman mampu mendekatkan pelayanan ke masyarakat, maka Diskucapil setempat tidak perlu lagi repot-repot melayani antrian dan mendengar keluhan warga.

"Dan alangkah lebih bagus lagi jika seandainya ini bisa dipermanenkan, agar masyarakat tak perlu lagi mengeluh dan  mengantri di kantor Disdukcapil," jelas Mahasiswa Pasca Sarjana  Administrasi Publik Universitas Hasanuddin ini.

  • 293 Dibaca