Gelombang pasang air laut di Kepulauan Selayar merusak tanggul pemecah ombak

Gelombang Pasang Air Laut di Selayar Rusak 15 Rumah Warga


Seputarsulawesi.com, Selayar,- Gelombang pasang air laut yang disertai angin kencang merusak sedikitnya empat belas unit rumah warga di Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu, 31 Januari 2018.

Tiga belas di antaranya, di wilayah Lingkungan Bua-Bua Barat, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng. Sedangkan sisanya, berada di wilayah Desa Barat Lambongan Kecamatan Bontomate’ne.

Dari ketiga belas bangunan rumah warga yang mengalami kerusakan, lima diketahui merupakan milik Sitti Nurung, warga Jl. Soekarno Hatta No. 18 Benteng, Maki, warga Jl. Soekarno Hatta No. 10 Benteng, A’ding warga Jl. Soekarno Hatta No. 6 Benteng, Yusuf Solla, warga Jl. Melinjo No. 2 Benteng, dan Saleh warga Jl. Melinjo No. 5 Benteng.

Kerusakan terparah menimpa bangunan rumah salah seorang warga masyarakat Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomate’ne yang  ambruk pasca terseret arus gelombang pada hari Selasa, 30 Januari 2018 dini hari.

Cuaca buruk juga ikut menyebabkan hancurnya bangunan tanggul penahan ombak di Desa Majapahit, Pulau Kecamatan Pasimarannu.
Sementara itu, kerusakan rumah juga ikut terjadi di Dusun Tile-Tile, Desa Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu.

Informasi rusaknya bangunan rumah warga di Desa Patikarya menambah panjang deretan jumlah kerugian yang diakibatkan oleh cuaca buruk di perairan laut Kepulauan Selayar.

Total jumlah rumah yang rusak akibat cuaca buruk telah mencapai lima belas unit. Tak hanya menyebabkan rusaknya bangunan rumah warga. Akan tetapi, cuaca buruk juga ikut memicu, nyaris amblasnya kaki jembatan Metro Bua-Bua, Lingkungan Bonea, Kelurahan Benteng Utara.   

Fadly Syarif melaporkan dari Selayar

Tag :

selayar sulsel
  • 101 Dibaca