Maenunis Amin (Foto Humas Pemprov Sulbar)

Gubernur Belum Terima Surat Pengunduran Diri Dokter Spesialis RSUD Sulbar


Seputarsulawesi.com, Mamuju- Tenaga ahli, bidang komunikasi, Gubernur Sulawesi Barat, Maenunis Amin mengatakan, secara resmi Gubernur Sulbar belum menerima surat pengunduran diri kedua dokter ahli di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Sulbar. 

“Kami belum melihat surat pengunduran diri Dokter yang diberitakan. Kalau memang benar sudah ada, pasti akan segera dikaji.” kata Maenunis sebagaimana yang dilansir Humas humassulbarprov.id, Jumat, 22 Desember 2017.

Baca: Dokter Spesialis di Sulbar Kembali Mengundurkan Diri, Ini Tanggapan SDK

Pengunduran diri tersebut diduga karena dokter spesialis tersebut tidak puas, karena permintaan mereka untuk menganti Direktur RSUD Sulbar, tidak mendapat respon dari gubernur, dan dianggap ingkar janji.

Menanggapi hal tersebut, Maenunis mengatakan, anggapan itu tidak mendasar. Pasalnya tidak ada janji gubernur yang diingkari. Maenunis menilai pernyataan tersebut adalah pernyataan sepihak dari dokter. 

"Poin utama dalam pertemuan lalu yang dimediasi oleh IDI adalah Gubernur akan menurunkan tim audit sebagai dasar evaluasi mengambil tindakan. Jadi tunggu saja hasilnya, Insya Allah dua tiga hari ini sudah keluar,” ungkapnya.

Sementara itu, perihal tuntutan para dokter agar Gubernur Sulbar segera mengganti Direktur RSUD Regional Sulbar, Maenunis berharap semua pihak bisa bersabar dan tidak emosional dalam berkomentar.

“Ini bukan masalah pecat-memecat, tapi pak Gubernur tidak mungkin mengambil keputusan atas dasar dorongan suka ataupun tidak suka," jelasnya.

Ada prosedur dan mekanismenya, menurut Maenunis harus referensinya diambil dari semua sisi. Data awal dari laporan para dokter, manajemen RS Regional serta kondisi di lapangan.

"Itulah yang kemudian menjadi dasar audit. Jadi, semua pihak agar menahan diri untuk berasumsi sampai hasil audit kita rilis bersama tim,” tutup Maenunis.

  • 120 Dibaca