Idham Arsyad : Ishak Ngaljaratan Konsisten Memperjuangkan Pluralisme Sejak Dulu


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Ketua Pokja Masyarakat Sipil Kementrian Desa, Idham Arsyad turut berduka atas wafatnya budayawan Sulsel, Ishak Ngaljaratan.

"Indonesia kehilangan tokoh pluralisme. Sejak dulu beliau secara konsisten memperjuangkan pluralisme mulai dari pemikiran-pemikirannya yang dituliskan di media-media sampai pada mengisi diskusi-diskusi mahasiswa," kata Alumni UIN Aluddin ini, Senin, 16 Juli 2018.

Lebih lanjut, Ia bercerita terkait pengalamannya berinteraksi dengan Ishak Ngaljaratan saat masih aktif sebagai aktivis mahasiswa. "Beberapa kali saya mendapatkan pelajaran dari diskusi-diskusi dengan beliau waktu manjadi aktivis mahasiswa," katanya.

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menambahkan Ishak Ngaljaratan adalah sosok orang tua yang sangat peduli kemajuan generasi muda terutama dalam mengembangkan kecerdasan serta keberpihakan pada kaum tertindas.

"Sewaktu reformasi berjalan beliau menjadi teman diskusi yang sangat baik menganai pergerakan mahasiswa. Kami sangat berduka atas kepulangannya," tambahnya.

Budayawan Sulsel, Ishak Ngaljaratan dikabarkan meninggal dunia pagi tadi, Senin, 16 Juli 2018, pukul 17.00 Wita di Rumah Sakit Stella Maris. 

Tag :

  • 438 Dibaca