Penyidik Kejaksaa Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat memeriksan sejumlah dokumen di ruang Sekretaris Dewan DPRD Sulbar (foto: Humas Kejati Sulselbar)

Insyaallah, Kejati Akan Periksa Legislator Sulbar Pekan Depan


Seputarsulawesi.com, Makassar- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menjadwalkan pemeriksaan terhadap para anggota Dewan Provinsi Sulbar pekan depan, terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulbar tahun 2016.

"Pemeriksaan terhadap para anggota Dewan akan diagendakan mulai pekan depan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati (Kasipenkum) Sulselbar, Salahuddin dalam rilisnya, Sabtu 16 September 2017.

Menurut Salahuddin, dugaan penyimpangan terhadap APBD Provinsi Sulbar tahun 2016, berawal dari perbuatan sejumlah oknum anggota DPRD Provinsi Sulbar memasukkan proyek-proyek titipan pada APBD Provinsi Sulbar tahun 2016 tanpa melalui prosedur yang berlaku.

"Diduga melibatkan sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulbar Periode 2014-2019," kata Salahuddin.

Salahuddin menambahkan, proyek yang dikerjakan oleh orang-orang dekat oknum Anggota DPRD tersebut dalam kenyataannya banyak ditemukan kurang volume pekerjaan, bahkan terkesan rekayasa karena dana yang digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya, termasuk digunakan sebagai fee kepada para anggota DPRD tersebut yaitu sebesar 10-15 persen.

Tim dan penyidik Kejati Sulselbar selama dua hari sejak Jumat, 15 September hingga Sabtu 16 September 2017 melakukan penggeledahan di sejumlah kantor di lingkungan Pemprov Sulbar, antara lain kantor Bappeda, DPRD, Dinas Pendidikan.

Dari hasil penggeledahan tersebut kata Salahuddin, tim penyidik mengamankan dokumen-dokumen dan selanjutnya akan dilakukan penyitaan.

"Penyitaan itu, untuk digunakan mendukung pembuktian dalam proses penyidikan yang sedang berjalan," kata Salahuddin.

 

  • 367 Dibaca