Suasana Dialog Kepemudaan di LT Fakultas Ushuludin, Filsafat dan Politik, Selasa, (31/10/2017).

Kampus Menyempitkan Makna Demokrasi Pada Mahasiswa


Seputarsulawesi.com, Gowa,- Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar bekerjasama dengan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menggelar Dialog Kepemudaan dengan mengangkat tema "Pemuda dan Kesadaran Berdemokrasi" di LT Fakultas Ushuludin, Filsafat dan Politik, Selasa, 31 Oktober 2017.

Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar, Saeful Anwar mengatakan, dalam kehidupan sekarang ini khusunya dalam lingkup kemahasiswaan, banyak yang mengempitkan konsep berdemokrasi itu hanya dalam lingkup Pemilu saja.

Lanjut Saeful Anwar menjelaskan, mereka tidak sadar bahwa berdemokrasi itu luas. Dalam lingkup kampus sebenarnya konsep demokrasi itu sendiri berlaku. Namun seiring berjalannya waktu, kelompok otoritan kampus secara tidak langsung itu kemudian menghilangkan eksistensi mahasiswa untuk berdemokrasi dengan membatasi pemikiran mahasiswa untuk kembali melakukakan diskusi melalui forum terbuka.

"Itu yang hilang sekarang ini. Kami dari SEMA FUFP sadar betul bahwa mahasiswa sekarang ini sejak awal didoktrin untuk cenderung bergerak secara individu ataupun secara sendiri," kata Saeful Anwar kepada Seputarsulawesi.com.

Saeful Anwar menilai, menyuarakan hak atapun dinamika yang tidak sesuai dengan apa yang seharusnya, menjadi peran mahasiswa secara perlahan mulai hilang.

"Maka dari itu, kami dari SEMA FUFP yang bekerjasam dengan KPPD KPU Sulsel itu kemudian menggelar dialog kepemudaan guna untuk memberikan pemahaman ataupun kesadaran kepada pemuda yang tidak peka terhadap kehidupan berdemokrasi. Bahwa demokrasi itu luas, jangan disempitkan dengan persoalan Pilkada saja," ujar Saeful Anwar.

Sementara anggota KPPD Sulsel, Firman mengatakan, kegiatan tersebut sebagai ajang untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Kali ini kami sosialisasi dengan pihak SEMA fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik untuk menyasar pemilih pemuda dengan harapan tingkat partisipasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang meningkat," ujar Firman.

Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai narasumber yaitu, Syahrir Karim (Sekretaris Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar), Abdul Karim (Direktur Eksekutif LAPAR) dan Asrar Marlan (KPU Sulsel).

 

  • 617 Dibaca