Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Brigadir Jenderel Polisi (Brigjend Pol), Baharudin Djafar

Kapolda Sulbar Belum Tahu Besaran Anggaran Pengamanan Pilbup Polman dan Mamasa


Seputarsulawesi.com, Mamuju,- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjend Pol), Baharuddin Djafar mengatakan, hingga saat ini belum mengetahui berapa kisaran anggaran yang akan digunakan untuk pengamanan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Polewali Mandar.

Baharuddin Djafar mengaku, hingga saat ini belum menerima data soal usulan anggaran pengamanan pada Pilkada tahun 2018 mendatang. Sehingga, lanjut dia mengatakan, soal anggaran hanya Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Polman yang mengetahui hal tersebut.

"Para Kapolres yang tahu pasti, data belum ada pada saya," ringkas Baharuddin Djafar kepada Seputarsulawesi.com, Sabtu, 11 November 2017.

Diketahui sebelummya, Kapolda Sulawesi Barat, Brigadir Jenderel Polisi (Brigjend Pol), Baharudin Djafar mengaku, dalam tahap pelaksanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada dua Kabupaten yang berbeda di Sulawesi Barat yakni, Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Polewali Mandar kemungkinan terjadinya money politik.

Hal tersebut diungkapkan Baharuddin Djafar menanggapi soal strategi pengamanan yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian daerah Sulbar sehingga dalam Pilkada tersebut tidak terjadi hal-hal yang diinginkan yang kiranya bisa merusak proses demokrasi.

"Money politik mungkin bisa saja terjadi," katanya kepada Seputarsulawesi.com, Sabtu, 11 November 2017.

Baharuddin Djafar mengatakan, strategi pengamanan saat Pilkada berlangsung tidak akan jauh berbeda dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar tahun 2017.

  • 130 Dibaca