Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, Jan S Maringka memberikan, keterangan terkiat dugaan kasus korupsi APBD 2016 Sulawesi Barat. (foto: Abdul Rahman/seputarsulawesi.com)

Kasus Korupsi APBD Sulbar 2016, Kejati Fokus Tiga OPD Ini

Terus Melakukan Pemeriksaan untuk Keterlibatan OPD lain


Seputarsulawesi.com,Makassar- Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Salahuddin mengatakan, tim penyidik Kejati fokus memeriksa keterlibatan Dinas PU/PR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Sekretaris Dewan DPRD Sulawesi Barat, dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan APBD tahun anggaran 2016.

"Bukan berarti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain diabaikan, tidak, cuma saat ini tim fokus tiga OPD itu, karena memang besar di situ yang mencapai Rp 80 miliar," kata Salahuddin, Senin 9 Oktober 2017.

Salahuddin mengungkapkan, tim penyidik terus bekerja, baik terhadap pemeriksaan saksi-saksi maupun mempelajari dokumen-dokumen yang lain, dalam rangka lebih mematangkan penyidikan, selain itu, lanjut Salahuddin penyidik saat ini sementara menyusun schedule dalam rangka pemeriksaan keempat tersangka tersebut.

"Sudah dischedulekan, kita tunggu ajalah, secepatnyalah, kita tinggal tunggu kapan hari pemeriksaanya," kata Salahuddin.

Disinggung mengenai adanya tersangka baru dalam kasus dugaan penyimpangan APBD tahun anggaran 2016, Salahuddin mengatakan proses penyidikan dan pemeriksaan tersangka maupun saksi terhadap kasus tersebut akan terus berlanjut.

"Nanti kita tunggu perkembangan materi penyidikan," kata Salahuddin.

  • 236 Dibaca