Kepala Desa Diminta Transparan Anggaran Lewat Media Cetak


Seputarsulawesi.com, Mamuju- Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provinsi Sulawesi Barat mendorong transparansi APBDesa melalui publikasi lewat media dengan kerjasama permanen slah satu media cetak.

"Upaya ini sebagai salah satu cara menciptakan manajemen pengelolaan pemerintahan yang akuntabel pada tingkat desa." Kata Koordinator  Program TAPW 5 Provinsi Sulawesi Barat, Nurhamzah di kantor TAPW 5 Jl. Cik Ditiro, Mamuju, Sulbar, Kamis, 27 Juli 2017.

Lebih lanjut, Ia mengatakan satu permasalahan dasar pengelolaa pembangunan yang ada di desa adalah lemahnya aspek transparansi yang merembes pada lemahnya partisipasi masyarakat.

"Kelemahan lainnya yang sangat nampak adalah lemahnya bangunan jaringan eksternal yang dimiliki oleh desa." Tambahnya.

Fakta lapangan selama ini menunjukkan bahwa dari 575 desa, 8 kecamatan yang tersebar di 6 kabupaten di Sulbar, sebahagian besar desar belum maksimal melakukan publikasi APBDesa ke public baik melalui media Baliho terlebih lagi media cetak. Jika dipresentasi, baru dua kabupaten di Sulawesi Barat yang desanya melakukan publikasi media yakni Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Polewali Mandar selebihnya belum nampak.

Akibat kelalaian tersebut terkadang kepala desa mengalami teror dari oknum wartawan yang datang ke desa mempertanyakan hal tersebut sekaligus meminta biaya transportasi.

"Makanya tahun ini kita berharap sebahagian besar kepala desa sudah bisa menganggarkan ke dalam perencanaan RPJMDesa untuk tahun depan," kata Nurhamzah.

Penulis Muhammad Iqbal Arsyad

 

Tag :

Sulbar
  • 141 Dibaca