dok. Iqbal

Ketua Bawaslu Sulsel : Urusi Keterlibatan ASN dalam Pemilukada Buang-buang Waktu


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi tidak mau ambil pusing dengan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilukada. Menurutnya mengurusi pencegahan ASN dalam Pemilukada buang-buang waktu.

"Pencegahan Aparatur Sipil Negara (ASN) menurut saya habiskan waktu karena ASN itu orang-orang yang cerdas yang paham dengan aturan. Sehingga yang kita butuhkan adalah kesadaran dari ASN itu sendiri menjadi contoh bagi kelompok yang lain untuk mewujudkan Pemilukada yang berkualitas," katanya.

Hal ini dikatakan Ketua Bawaslu Sulsel saat rapat koordinasi dengan kelompok kepentingan dan perwakilan masyarakat Kota Makassar di Hotel Clarion Makassar, Sabtu 23 November 2017.

Rapat koordinasi yang dihadiri 100 peserta ini dalam rangka persiapan pemilahan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulsel dan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar.

Laode Arumahi menambahkan kecurangan dalam Pemilukada dalam hal money politik mendapat tambahan sanksi berdasarkan aturan yang baru.

"Sanksi baru bagi pelaku money politik selain pidana juga mendapat sanksi administrasi," katanya.

Ia juga mengatakan tingkat partisipasi masyarakat sebagai pelapor pelanggaran Pemilukada masih terngolong sangat rendah.

Selain Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi rapat koordinasi yang dilaksanakan Panwaslu Kota Makassar ini juga menghadirkan lima orang pembicara lainnya di antaranya Kepala Devisi Data Pemilih KPU Kota Makassar  Rahma, Kadiscapil Kota Makassar Nielma Palamba, Kasat Reskrim Kota Makassar AKBP Anwar,  Kajari Makassar Diky Rahmat Suharjo dan Direktur LAPAR Sulsel Abdul Karim sebagai perwakilan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS).

  • 340 Dibaca