Ketum Gerbang Tani Indonesia; Proyek Penampungan Air PDAM Perlu Ditinjau Ulang


Seputarsulawesi.com, Jakarta- Menanggapi kisruh penolakan petani Tapango terkait pembangunan penampungan Air PDAM di Desa Kurra, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Ketua Umum Gerbang Tani Indonesia, Idham Arsyad mengatakan jika proyek penampungan air PDAM tersebut berpotensi mengacam kelangsungan hidup petani maka ia harus ditinjau ulang.

"Tidak boleh hanya untuk kepentingan bisnis komersil, terus orang banyak menjadi korban," ungkap Idham saat dihubungi via WhatsApp seputarsulawesi.com, Rabu kemarin (3/11) di Jakarta.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bhotghel ini mengatakan, meski PDAM adalah perusahaan milik daerah, namun manfaat dan aktivitasnya harus lebih diutamakan untuk kepentingan orang banyak, sebab secara filosofis pembangunan tidak boleh mengakibatkan masyarakat menjadi miskin, apalagi sampai menghilangkan sumber penghidupan mereka.

"Olehnya itu, jika proyek pembangunan penampungan Air PDAM itu berpotensi mengancam pangan petani, maka wajib untuk ditinjau ulang, apalagi kedaulatan pangan menjadi salah satu bagian dari Nawa Cita Jokowi yang harus didukung oleh semua pihak, tak terkecuali pemerintah Kabupaten Polman," papar pria Kelahiran Kabupaten Polman ini. (SAP)

  • 670 Dibaca