Khawatir Penyebaran Virus Korona, Warga Gowa Minta Pertemuan Ijtima Dunia Dibatalkan

  • 14-03-2020

Seputarsulawesi.com, Gowa-  Syamsurijal Adhan, warga Kabupaten Gowa mengaku khawatir dengan penyebaran virus korona. Ia pun meminta agar  pertemuan Ijtima Dunia 2020 yang rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Gowa pada 20-22 Maret 2020 dibatalkan.

"Sebagai salah satu masyarakat Gowa, saya meminta agar pertemuan internasional Ijtima Dunia 2020 itu dibatalkan," kata Syamsurijal Ad'han, Sabtu, 14 Maret 2020.

Pernyataan itu disampaikan guna menghindari mudharat penyebaran virus korona. Apalagi semua pertemuan internasional saat ini diundur, malah ada yang dibatalkan.

"Arab Saudi saja melarang umrah untuk sementara waktu," papar pria yang akrab disapa Ijal ini.

Ijal menyampaikan, pihaknya mendukung Pemda Gowa yang tidak memberi izin penyelenggaraan kegiatan itu dalam waktu dekat. Olehnya itu, dirinya berharap penyelengara kegiatan bisa mengerti dan lebih mementingkan menghindari mudharat.

"Insyaallah, saya yakin saudara-saudara kami peserta pertemuan Ijtima Dunia 2020 ini, mengerti dan paham kaidah ushul piqhi, mencegah kemudaratan harus lebih didahulukan dari pada mencari kemaslahatan," katanya.

Selain Ijal, Ana yang juga warga Gowa mengemukakan hal yang sama. Ia meminta agar pelaksanaan kegiatan yang akan diikuti 48 negara se-Asia itu dibatalkan. Dirinya mengaku khawatir dengan penyebaran virus korona yang kian masif.

Ana meminta agar panitia pelaksana mematuhi himbauan pemerintah Gowa, sebagai bentuk proteksi dini terhadap penyebaran virus mematikan itu.

"Kami meminta panitia penyelenggara mematuhi hibauan Bupati Gowa," jelas Ana.

Sekadar diketahui kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini rencananya akan dipusatkan di Desa Nirannuang, Kecamatan Botto Marannu, Kabupaten Gowa.

Post Tags:

Kab. Gowa