KKMB Unismuh Kecam Tindakan Oknum Polisi yang Menewaskan Seorang Warga


Seputarsulawesi.com, Bulukumba - Ketua Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) Komisariat Universitas Muhammadiyah Makassar, Tri Ilham Jaya menilai, tindakan aparat Kepolisian Polisi Resor (Polres) Kabupaten Bulukumba sangat tidak mencerminkan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan, Tri Ilham Jaya menanggapi soal tindak kekerasan yang dialami salah seorang warga Bulukumba berinisial ZA (19) hingga akhirnya meninggal dunia yang diduga dilakukan oknom Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Bulukumba.

Tri Ilham Jaya mengatakan, mestinya aparat Kepolisian harus menjadi pengayom dan pelindung masyarakat serta menjaga keamanan bagi masyarakat bukan justru beralih fungsi dengan semena-mena melakukan tindak kekerasan.

"Saya sebagai Ketua KKMB Unismuh, Tri Ilham Jaya dan sebagai putra Bulukumba mengecam tindakan aparat Kepolisian Polres Kabupaten Bulukumba," ujar Tri Ilham Jaya kepada Seputarsulawesi.com, Minggu, 5 November 2017.

"Untuk itu, kami mengajak semua mahasiswa Bulukumba untuk bersama-sama mengawal kasus ini," tegas Tri Ilham Jaya.

Menurut informasi yang diterima Seputarsulawesi.com, korban bersama rekannya sedang melakukan perjalanan dari Kecamatan Ujung Loe menuju Kota Bulukumba. Di pertengahan jalan, saat itu Polantas Kabupaten Bulukumba sedang melakukan Razia.

Saat petugas Polantas Polres Bulukumba ingin memeriksa korban, korban dan rekannya ingin melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor milikinya. Saat hendak melarikan diri, korban langsung mendapatkan tindak kekerasan dari Aparat Kepolisian dengan menggunakan Handy Talky di bagian belakang kepala korban.

Diketahui, sebelum korban dilarikan ke Rumah Sakit Islam Makassar, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bulukumba karena mengalami koma akibat hantaman benda tumpul. Hingga akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia karena trauma di kepala pada Minggu, 5 November 2017 sekitar pukul 12:50 Wita di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar.

  • 777 Dibaca