Kreatif, Siswa SMAN 3 Polewali Rancang Baju Adat dari Limbah Sampah


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar-  Siswa Kelas X SMAN 3 Polewali merancang baju adat Mandar. Uniknya, rancangan baju adat itu, terbuat dari hasil olahan limbah sampah seperti kertas minyak, botol air mineral, pipet dan lem.

Nurmadina dan Nurenia saat ditemui di SMAN 3 Polewali mengatakan, ide pembuatan baju dari bahan daur ulang itu berawal dari keprihatinan mereka melihat sampah yang hanya terbuang begitu saja. Sehingga keduanyapun berinisiatif untuk memanfaatkan limbah sampah tersebut menjadi sebuah karya sederhana

"Bahan-bahan yang kita gunakan cukup sederhana, dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar," kata Nurmadia, Senin 13 November 2017.

Adapun kesulitan yang dialaminya selama proses pembuatan baju itu, terdapat pada pemasangan ornamen dan penyambung antarbahan yang satu dengan bahan yang lainnya. Untuk baju adat, kata Nurmadia, butuh waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikannya.

"Baju adat ini belum pernah dipentaskan," katanya ke Seputarsulawesi.com.

Lebih lanjut, Nurmadia mengatakan, dalam proses pembuatan baju adat, dirinya dan teman-temannya dituntut untuk lebih kreatif dalam mengolah bahan. Apalagi sekolahnya tersebut sudah ditetapkan sebagai sekolah Adiwiyata.

Tag :

polman
  • 261 Dibaca