Ketua PKB, Muhaimin Iskandar memberikan kuliah umum di UNM

Kuliah Umum di UNM, Cak Imin Jelaskan Kenapa PKB Bukan Partai Islam


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muh Muhaimin Iskandar menyampaikan kuliah umum di depan civitas akademika Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat 17 November 2017. Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyampaikan materi bertema Membumikan semangat kebhinekaan dalam memperkokoh keutuhan NKRI.

Dalam paparannya, dihadapan ratusan peserta kuliah Umum, Cak Imin dengan tegas menilai fanatisme keagamaan dengan tafsir ekstrim dan gerakan transnasional menjadi ancaman bagi kukuhnya kebhinekaan.

"NKRI ini menurut para ulama-ulama kita terdahulu adalah negara yang dijalankan atas dasar keagaman tanpa harus merubah dan merusak tatanan asli yang menjadi kekuatan tersendiri," kata Cak Imin.

Ia juga menjelaskan kenapa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB yang dipimpinnya tidak menjadi partai Islam walaupun lahir dari organisasi Islam terbesar di Indonesia. Ia mangatakan PKB tidak mau menyebut diri sebagai partai Islam, karena lebih baik PKB sebagai partai biasa tanpa menyebut partai Islam tapi berkelakuan berdasakan nilai-nilai Islam.

"Islam telalu mulia untuk ditarik ke simbol-simbol yang fana," katanya.  

Bagi Cak Imin, mengelola kebhinekaan adalah mengelola perbedaan dan keragaman dalam situasi yang aktual, situasi nyata kekinian. Ia mencontohkan Rasulullah saat mendeklarasikan piagam madinah, justeru menjadi konsensus bersama dari berbagai etnis dan agama. Bukan mendirikan negara Islam.

“Prinsip kebhinekaan berkontribusi dalam memajukan Indonesia. Sejak belum merdeka, Indonesia sudah menjadi kawasan yang sangat plural, yang memang ber-Bhinneka Tunggal Ika dan Agama menjadi spirit kebangsaan," terang Cucu (alm) pendiri NU ini.

Menurutnya ancaman terhadap NKRI harus diatasi secara bersama-sama, civitas akademi menjadi komponen penting dalam menyuplai SDM dalam menghadapi perubahan dunia.

Kuliah Umum Cak Imin di UNM di buka langsung Rektor UNM, Prof Husain Syam dengan moderator Prof Jasruddin Direktur Program Pascasarjana, Seluruh Wakil Rektor dan Dekan Fakultas, Dosen-dosen hadir dan antusias dalam agenda rutin UNM itu.

Prof Husain Syam menyambut baik kehadiran Cak Imin di kampus yang dibesutnya, Ia berharap spirit dan inspirasi dari Cak Imin akan menjadi ingatan bagi civitas akademika UNM.

"Cak Imin ini luar biasa, sejak usia 33 tahun sudah jadi wakil ketua DPR RI termuda dan selam 10 tahun di DPR RI, kemudian menjadi menteri tenaga kerja," kata Prof Husain.

Dalam kuliah umum yang berlangsung selama 120 menit tersebut, Cak Imin didampingi rombongan yakni, Mantan Menteri Desa, Marwan Jafar, Anggota DPR RI Jazilul Fawaid, Komisaris PT Petrokimia Putera, Andi Muawiyah Ramli, Tokoh Perjuangan Buruh Indonesia, Dita Indah Sari, Sekjen Perempuan Bangsa, Luluk Nur Hamidah.
 
Ratusan mahasiswa dan civitas akademika menyambut meriah Kuliah Umum Kebangsaan tersebut. Usia kuliah umum, para peserta mengajak Cak Imin untuk foto bersama.

Tag :

pkb sulsel unm
  • 220 Dibaca