Masyarakat Toraja Percaya Padi Memiliki Roh


Seputarsulawesi.com, Toraja - Padi merupakan tanaman penting dalam peradaban yang dibudidayakan dan menghasilkan beras sebagai makanan pokok orang Indonesia. Biasanya, saat dipanen, padi disimpan pada suhu ruangan dalam rumah atau gudang.

Namun, masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan, melihat padi sebagai tumbuhan yang 'suci' dan penuh penghormatan. Mereka menyimpan padi di sebuah lumbung atau tempat penyimpanan padi yang disebut alang.

Bagi mereka, padi yang menjadi makanan utama diyakini memiliki roh, sehingga pemeliharaannya harus spesial, begitu juga dengan tempat penyimpanannya.

Dikutip laman Kebudayaanindonesia.net, menurut keyakinan aluk todolu, padi memiliki roh sehingga tidak dapat dicampur dengan bahan makanan lain. Padi diyakini sebagai tanaman makanan yang dijaga oleh dewa pemelihara padi atau diata diata pare.

Padi juga digunakan untuk sajian pada sesuatu yang dipuja dan disembah. Lalu mengapa padi hasil kebun mereka tak boleh disimpan di dalam rumah? Itu karena rumah dianggap sebagai tempat yang tidak bersih, sehingga dibangunlah alang.

Tempat menyimpan padi yang berbentuk sebuah rumah disebut alang palipu, didirikan dengan tiang agak tinggi. Tujuannya untuk menghindari gangguan binatang dan serangga yang dapat merusak keranjang padi.

Namun, ternyata alang juga bisa menjadi tempat menerima tamu yang biasa disebut alang lemba. Bangunan alang kemudian mengalami perkembangan bentuk, bahan dan fungsi.

Contohnya, pemilihan kayu nibung sebagai bahan alang yang kuat dan tahan lama. Ujung pinggir atap pada bagian depan dan belakangnya dibuat menjulang tinggi, seperti atap tongkonan sehingga padi yang disimpan tidak terpercik air hujan.

Penempatan alang selalu berada di depan atau berhadapan dengan tongkonan. Bukan tanpa alasan letaknya diatur demikian. Ada makna di baliknya, yaitu merefleksikan keagungan dan martabat keluarga yang menempati tongkonan. Tata letak ini merupakan ciri khas masyarakat Tana Toraja.

Source: Otonomi.co.id

Tag :

Tips wisata
  • 278 Dibaca