Maulid Membaca Barzanji


Kiai Muda Mahmud Suyuti
Ketua MATAN Sulsel

Perayaan Maulid sesuai tradisi dilaksanakan bulan Rabiul Awal, terutama pada tanggal 12 bulan ketiga berdasarkan almanak tahun Hijriah, tepatnya pada hari ini (Jumat/01/12/2017) diperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan hadis bahwa pada 12 Rabiul Awal, Ibunda Nabi SAW, Sayyidah Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi telah bersiap-siap menyonsong kelahiran seorang bayi yang kelak menjadi Rasulullah.

Langit cerah tanpa mendung sedikitpun, sampai saat disepertiga malamnya bulan memancarkan cahaya purnama dan Malaikat berkumpul di sekitar rumah Aminah menanti sang bayi, yang kelak diberi Muhammad bin Abdullah, Nabi dan Rasul Allah yang terakhir.

Saat kekasih Allah SWT ini dilahirkan, Aminah mendapatkan ucapan selamat dari malaikat yang berjaga sejak tadi, dan mereka pun bersalawat kepada sang bayi, Ya Nabi Salam Alaika, Ya Rasul Salam Alaika, Ya Habib Salam Alaika, Shalawatullahi Alaika.

Momen monumental tersebut menjadikan para malaikat setiap 12 Rabiul Awal berkumpul kembali bagai reuni akbar, mereka mengatur shaf-shafnya untuk bershalawat. Momen ini pula dijadikan oleh umat Islam merayakan Maulid Nabi SAW dengan cara memperbanyak salawat.

Bacaan salawat yang mentradisi di setiap Maulid Nabi SAW adalah Salawat Diba sebagai yang termaktub dalam kitab Barzanji, berisi gubahan syair-syair tentang sejarah lahir Nabi SAW dan kehidupannya.

Salawat tersebut sebagai simbol pengungkapan rasa cinta kepada Nabi SAW. Disebutkan dalam hadis, siapa yang mencintaiku perbanyaklah salawat atasku dan karena kecintaannya, maka dia bersamaku kelak di Syurga (HR.al-Turmuzi).

Mari kita mengkhususkan diri pada hari ini, hari Maulid Nabi SAW untuk lebih memperbanyak salawat, Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad, dan lebih berkah lagi jika secara berjamaah kita melakukan ritual khusus untuk pembacaan kitab Barzanji.

Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamit Thariq.     

 

  • 350 Dibaca