Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa di Sulbar Terancam Batal


Seputarsulawesi.com, Mamuju- Bursa Inovasi Desa yang merupakan ajang pertukaran ide pembangunan desa yang dinilai inovatif terancam gagal dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Barat. Pasalnya, sampai saat ini, belum ada progres pencairan Dana Operasi Kegiatan (DOK) dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk tahap pertama sebesar 30 persen. Padahal batas akhir pencairan DOK ini berakhir pada pertengahan tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Muh. Subair Sunar, Tenaga Ahli Madya Pengelolaan Pengetahuan Program Inovasi Desa (TA Madya PP PID) Sulawesi Barat ke Seputarsulawesi.com, Kamis, 7 Desember 2017. 

Subair menjelaskan, Bursa Inovasi Desa ini rencananya akan dilaksanakan disemua kabupaten di Sulawesi Barat, dan jadawal pelaksanaannya sudah ditetapkan pada tanggal  14 -27 Desember 2017 mendatang.

"Saat ini, beberapa pengurus Tim Inovasi Kabupaten (TIK) mulai cemas dan mendesak KPW5 untuk segara mempercepat pencairan, karena tahapan pelaksananaan bursanya sudah berjalan, dan sudah menghabiskan banyak biaya," jelas KPW Konsultan Pendampibg Wilayah ini.

Subair menegaskan, jika pencairan DOK itu gagal, maka dipastikan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) di daerah akan ribut, karena mereka telah berutang untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

  • 540 Dibaca