Suasana Antri di Diskucapil Polman, Jumat 20 Juli 2018.

Pelayanan Diskucapil Polman Kembali Jadi Sorotan


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diskucapil) Kabupaten Polewali Mandar tampaknya tak pernah berhenti menuai sorotan. Pasalnya, pelayanan di kantor urusan administrasi kependudukan itu dinilai tak pernah mengalami peningkatan, sebab keluhan soal pelayanan yang dinilai tidak profesional kerap terjadi setiap tahun.

Baru-baru ini, Zainuddin (25) warga Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman)  mengaku geram dengan pelayanan yang tidak memuaskan itu. Bahkan Zainuddin mengaku sudah berkali-kali mendatangi kantor yang beralamat di Jalan Pancasila itu, namun Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tak kunjung selesai.  

"Sudah sebulan Saya bolak-balik ke sini, bahkan saya dijanji-janji terus, namun tetap tidak ada hasil," kata Alumni UIN Alauddin Makassar ini saat ditemui di Kantor Diskucapil Polman, Jumat, 20 Juli 2018.

Menurutnya, identitas kependudukan itu sudah sangat mendesak untuk digunakan, namun prosesnya memakan waktu lama, sehingga ia pun mengaku emosi dengan janji-janji yang tak jelas itu. "Saya urus KTP untuk mengajar di STAIN Majene," tambahnya.

Kasus yang sama juga pernah dialami oleh salah seorang warga Campalagian berinisial Kindo Cicci beberapa bulan lalu. Ia bersama suaminya mengaku sudah dua minggu bolak-balik mengurus administrasi kependudukan mereka, namun hal hal itu tak kunjung selesai, dan bahkan keduanya kerap disuruh menunggu hingga siang hari, dan itu terus terulang hingga dua minggu dengan berbagai macam alasan.

Selengkapnya Baca: Warga Kembali Keluhkan Pelayanan Diskucapil Polman

Hal yang sama juga pernah dialami oleh Amal, salah seorang warga Kecamatan Bulo sekira 06 Desember 2016. Amal mengeluh soal lambannya pelayanan Diskucapil Polman, bahkan menurutnya ada warga mengantri berbulan-bulan, namun urusan adiministarsi kependudukan mereka tak kunjung selesai.  

"Banyak orang antri untuk buat e-KTP, bahkan ada yang sampai tiga bulan, tapi e-KTP-nya tidak selesai," kata Amal Tateken, saat dihubungi Seputarsulawesi.com, Desember 2016 lalu. 

Selengkapnya baca: Warga Keluhkan Lambannya Pelayanan Diadukcapil Polewali Mandar

Meski pelayanan buruk ini sudah berkali-kali menuai sorotan dari berbagai kalangan, namun tetap saja kejadian serupa terjadi setiap tahun. Padahal pelayanan administrasi kependudukan ini merupakan hak dasar bagi setiap warga negara. 

Baca : Diskucapil Polman Diminta Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat

Laporan: R. Kottir

  • 294 Dibaca