Pembentukan Koopssusgab Dinilai Positif


Seputarsulawesi.com, Jakarta- Rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali pasukan elite TNI Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssugab) dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara guna menanggulangi tindak kejahatan terorisme yang semakin merajalela layak untuk di apresiasi.

"Sebelumnya Koopssusgab pernah dibentuk pada tahun 2015, dalam menghadapi persoalan penanggulangan terorisme di Indonesia. Menurut catatan, Koopsusgab terdiri dari 90 prajurit terbaik dari Kopassus, Denjaka dan Paskhas," kata Muhammad Donk Ghanie, mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Moestopo (Beragama), Jakarta baru-baru ini.

Menurutnya, semangat pembentukan Koopssusgab itu memiliki motivasi positif dan sangat dibutuhkan dalam rangka memberi rasa aman pada masyarakat. Apalagi di tengah maraknya gerakan terorisme.

"Seperti diketahui, gerakan terorisme merupakan bahaya yang paling nyata di hadapan kita lewat aksi demi aksi yang dilakukan dan bahkan telah menimbulkan korban yang tidak sedikit. Sehingga menjadi wajar jika masyarakat hidup dalam kecemasan karena kapan saja teror dapat  mengancam," jelasnya.

Muhammad Donk juga menyoroti sikap DPR yang terkesan lamban dalam menyelesaikan RUU terorisme. Ia pun mengaku heran soal lambannya pembahasan RUU itu, sementara di satu sisi negara  berada dalam keadaan darurat terorisme.

"Entah apa yang membuat pembahasan RUU ini seolah tidak pernah tuntas di Parlemen, dan tentunya layak pula dipertanyakan integritas para wakil rakyat tersebut," katanya lagi.

Sementara itu, terkait masalah Presiden Joko Widodo akan mengultimatum bakal menerbitkan Perppu jika DPR gagal mengesahkan revisi tersebut hingga masa reses berakhir. Menurut Donk, harusnya wakil rakyat dapat mempercepat proses pembahasan agar tidak membuang-buang waktu.

"Untuk melawan terorisme memang dibutuhkan kerja sama segenap komponen bangsa, tidak dapat hanya bergantung pada Polri semata. Penghidupan Koopssugab dinilai penting untuk menguatkan keterlibatan peran TNI dalam menumpas gerakan teroris," tegasnya.

Muhammad Donk berharap, semoga pembentukan Koopssusgab dapat terealisasi dengan baik dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat luas.

"Rasanya tidak baik juga jika niat baik seperti ini terlalu dipandang politis dengan pembacaan yang beragam," jelasnya.

  • 143 Dibaca
Previous Post

Selamat Hari Raya Waisak