Lokasi pengganti lapangan Gaswon Wonomulyo

Pengganti Lapangan Gaswon Dinilai Tidak Layak


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Legislator Sulawesi Barat, Abdul Halim menilai pengganti lapangan Gabungan Sepak Bola Wonomulyo (Gaswon) tidak layak, karena tidak menjawab permasalahan warga setempat, khususnya bagi mereka pencinta olahraga sepakbola.

"Lahan pengganti lapangan sepakbola Wonomulyo itu tidak menjawab permasalahan warga dinda, karena tidak mudah dijangkau oleh warga yang ingin berolahraga," katanya saat dihubungi Seputarsulawesi.com, Kamis 9 November 2017.

Lebih lanjut, legisator Sulbar dari fraksi PDI-P ini menjelaskan, lapangan Gaswon sangat strategis, karena dikelilingi desa-desa yang tidak punya lapangan sepak bola, sehingga mudah dijangkau oleh warga yang ingin berolahraga. 

Menurutnya, jikapun harus dilakukan pergantian, paling tidak penggantinya bisa lebih strategis, serta tidak mengurangi fungsinya sebagai ruang terbuka hijau.

"Permasalahan ini yang kami harap mampu dijawab oleh pemerintah Polewali Mandar," katanya. 

Menurutnya, masalah pergantian lapangan sepakbola Wonomulyo ini sudah berlarut-larut, dan yang mengherankan karena tiba-tiba sudah ada informasi lokasi pergantian lapangan Gaswon tanpa melibatkan warga setempat.

"Seharusnya pemerintah melibatkan masyarakat dan para pengguna lapangan untuk membicarakan pergantian lapangan Gaswon tersebut. Jangan pemerintah semaunya menentukan," tegasnya. 

Selaku pengurus Gaswon, Halim menyesalkan langkah pemerintah Polman yang tidak melibatkan masyarakat, dan pengguna dalam menentukan lokasi yang layak untuk dijadikan sebagai lapangan sepakbola penganti Gaswon itu. 

Menurutnya, andaikan masyarakat dan pengguna lapangan dilibatkan, pemerintah setempat akan mudah mendapatkan lokasi yang strategis, dan bisa saja tidak berbayar.

"Kita sudah tawarkan beberapa lahan yang strategis, dan bahkan berbagai macam opsi, tapi tidak didengar, jadi apalagi yang harus disampaikan," jelas Ketua IKA SMANSA Wonomulyo ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Seputarsulawesi.com, pemindahan lapangan Gaswon itu, rencananya akan dipindahkan ke Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo.

Salah seorang warga Desa Banua Baru bernama Adi, saat ditemui di lokasi mengatakan, lahan yang nantinya digunakan untuk membuat stadion itu diperkirakan seluas enam hektar. 

Lahan tersebut merupakan milik salah seorang warga bernama Rita yang saat ini tinggal di Desa Sidoarjo, Kecamatan Wonomulyo, dan sudah dibeli oleh pemerintah setempat seharga Rp. 2,4 Milyar.

Tak hanya itu, Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar juga mengakui akan segera merealisasikan pembangunan stadion sepakbola tersebut sebelum masa jabatannya selaku Bupati Polman berakhir.  

Untuk lebih jelasnya baca: 

Tag :

wonomulyo
  • 2002 Dibaca