Zulkifli Hasanuddin, SH,

Penyebab Korupsi di Sulbar Karena Keserakahan


Seputarsulawesi.com, Makassar- Dugaan kasus korupsi APBD 2016 di Sulbar dengan menyeret tiga pimpinan DPRD Sulbar sebagai tersangka disebabkan oleh kuatnya keserakahan di provinsi pecahan Sulsel itu.  

Sebelum tiga wakil rakyat itu dinyatakan tersangka oleh Kejati Sulselbar beberapa pekan lalu, 45 anggota DPRD Sulbar dan 25 OPD telah diperiksa oleh Kejati Sulselbar. 

“Ini tanda-tanda keserakahan”, kata advokat muda, Zulkifli Hasanuddin, SH, di Makassar, 14 Oktober 2017.

Ia menegaskan penyebab mendasar perilaku korup di Sulbar adalah karena kuatnya keserakahan dilingkup pejabat publik termasuk wakil rakyat disana. 

Mantan wakil Direktur LBH Makassar yang kini menjadi Advokat di Makassar ini menambahkan, nafsu serakah seperti itu mendorong seseorang untuk selalu ingin menambah kekayaan. 

“Mereka selalu berfikir untuk menambah dan menampung kekayaan”, katanya.

Murid Adnan Buyung Nasution yang juga warga asal Kabupaten Majene, Sulbar ini berkata, perilaku korupsi seperti yang terjadi di Sulbar juga menunjukkan tiadanya rasa syukur. 

“Gaji sudah ada, tapi ingin mendapat lebih dari gaji”, tuturnya.

Sebab lain perilaku korupsi disana, kata pria yang akrab disapa Zul ini adalah hilangnya integritas pejabat publik. Hilangnya integritas pejabat publik, seperti wakil rakyat akan mengorbankan rakyat. 

Ia menampik jika penyebab korupsi di Sulbar disebut sebagai dampak lemahnya pengawasan publik. 

“Pengawasan publik cukup lumayan di Sulbar, walau tak seberapa yang melakukannya, tetapi bukan itu faktor mendasarnya. Faktor mendasarnya selain keserkahan juga karena hilangnya integritas itu”, tutur advokat yang berdarah dari Majene, Sulbar ini.

  • 133 Dibaca