Penyimpangan APBD Sulbar 2016 Menanti Tersangka, Ini 25 SKPD yang Diperiksa Kejati Sulselbar


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) terus mendalami kasus dugaan penyimpangan APBD Pemprov Sulbar tahun 2016 yang berkaitan dana aspirasi.

"Yang jelasnya penyidik sementara mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya dan menemukan siapa pelaku pidana terhadap penyimpangan APBD Pemprov Sulbar tahun anggaran 2016 terkait dana aspirasi," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin, Kamis, 7 September 2017.

Baca : Sejumlah Kadis Pemprov Sulbar Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Penyimpangan APBD

Salahuddin mengatakan, sebanyak 35 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sulbar dijadwalkan untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Namun yang menghadiri pemeriksaan hanya 25 Kepala SKPD.

"Yang dipanggil untuk diperiksa itu kan pejabat, mereka sibuk, mungkin mereka ada agenda lain," kata Salahuddin.

Meski demikian, penyidik akan tetap melakukan penjadwalan ulang bagi yang tidak menghadiri pemeriksaan.

"Tetap kami akan periksa, kapan mereka akan dipanggil kembali, tergantung penyidik," kata Salahuddin.

Ini yang hadir dalam pemeriksaan di Kejati :
1. Biro Pemerintahan
2. Biro Hukum
3. Biro Humas
4. Biro Ekonomi
5. Biro Ortala
6. Biro Keuangan
7. Biro Pemberdayaan Perempuan
8. Bappeda
9. BKD
10. Kepala Kesbangpol
11. Kepala Badan Ketahanan Pangan
12. Kepala Badan Penanggulangan Bencana
13. Kepala Dinas Pendidikan
14. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
15. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
16. Kepala Dinas Pertanian
17. Kepala Dinas Kelautan
18. Kepala Dinas Kehutanan
19. Kepala Dinas Perkebunan
20. Kepala Dinas ESDM
21. Kepala Dinas Pendapatan Daerah
22. Kelala Badan Korlu
23. Direktur RSUD
24. Kepala Satpol PP
25. Kepala Perwakilan Sulbar

  • 643 Dibaca