Tomy Satria Yulianto saat menghadiri sidang ke-12 UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, Kamis 7 November 2017 (Doc. Pribadi Tomy Satria Yulianto)

Perahu Pinisi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia


 Seputarsulawesi.com, Bulukumba- Perahu pinisi ditetapkan sebagai Intangible Cultural Heritage atau Warisan Budaya Tak benda Dunia dalam sidang ke-12 UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, Kamis 7 November 2017.

Dalam sidang tersebut, turut hadir Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto. Ia mengungkapkan kesyukurannya dan menganggap hal ini sebagai bentuk pengakuan terhadap peradaban Bulukumba.

"Ini adalah pengakuan dunia atas peradaban Bulukumba. Tentu saja pengakuan ini harus dibarengi dengan upaya bersama, bagaimana kemudian pinisi bukan hanya menjadi tradisi masyarakat bonto bahari tapi juga Bulukumba, Sulawesi Selatan dan Indonesia sebagai negara maritim," ungkapnya kepada Seputarsulawesi.com, Kamis 7 November 2017.

Tomy juga mengatakan bahwa pengakuan pinisi ini merupakan momentum memperkuat identitas ke-bulukumba-an.

"Saya percaya ini momentum untuk memperkuat identitas ke-bulukumba-an kita untuk bergerak bersama menjadi kabupaten yang lebih sejahtera dan terdepan," katanya.

Lebih lanjut, Tomy akan mengupayakan perlindungan terhadap pengrajin dan pengusaha pinisi kedepannya.

"Tentu saja akan ada langkah langkah agar pinisi tetap menjadi simbol dan identitas dengan melakukan perlindungan terhadap pengrajin dan pengusaha agar pinisi tetap lestari," tambahnya.

  • 40 Dibaca