PSDKP Operasi Telur Penyu di Pasar Campalagian


Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Belakangan sering ditemukan adanya perdagangan atau jual beli telur penyu di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Polewali Mandar seperti yang sempat terpantau di Pasar tradisional Campalagian, seorang pedangan menjual telur penyu secara terang-terangan layaknya barang jualan bebas.

Olehnya itu, Petugas wilayah kerja Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Polman dibawah Pangkalan PSDKP Bitung, Kementrian Kelautan dan Perikanan RI yang dipimpin oleh Suprapto.S.Pi dan Muh. Husyary bersama Polair Polres Polman melakukan opersai pasar dan sosialisasi kepada para pedangan di pasar ikan untuk tidak menjual telur penyu serta produk turunannya karena dapat berhadapan dengan hukum.
   
Suprapto mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan warga dan Sahabat Penyu terkait adanya penjualan telur penyu dimana telur penyu dan telurnya sangat dilarang keras untuk diperjual belikan karena dilindungi Undang-undang. 

"Ini tindak lanjut dari laporan warga bahwa ada telur penyu dijual makanya kami langsun turun bersama polair," kata Suprapto.

Suprapto menambahkan bahwa  sesuai dengan laporan dan info dari teman-teman sahabat penyu lewat group WhatsApp maka  kami dari wilker PSDKP Polman langsung melakukan koordinasi dengan Satpol air untuk melakukan pemantauan ke pasar Campalagian untuk mengecek langsung dan memberikan pemahaman dan edukasi melalui pemasanga baliho tentang biota perairan yang dilindungi.

Petugas PSDK Polman bersama Polair Polres Polman saat tiba dipasar langsung melakukan sosialisasi pengenalan hewan laut yang dilindungi terutama penyu dan telurnya menggunakan baliho bergambar penyu untuk tidak diperjual belikan. 

"Kami juga pasang baliho gambar penyu di pasar untuk setiap orang tau bahwa penyu itu dilarang perjual belikan penyu dan telurnya." Tambahnya

Selain mengunjungi pasar, para petugas ini juga melakukan pemantaun ke beberapa lokasi pendaratan penyu yang diduga kuat tempat sejumlah orang mengambil telur penyu untuk diperjual belikan. Diantaranya adalah Desa Buku, kecamatan Mapilli, Panyampa dan Pantai Lapeo kecamatan Campalagian. 

"Kami juga lakukan pembinaan ke pembeli dan penjual agar tidak lagi membeli telur penyu," tutup Husyary.

  • 105 Dibaca