Tim Seleksi IV calon anggota KPU kabupaten/kota Sulsel saat konferensi pers di Kantor KPU Sulsel, Jl. A.P. Pettarani Kota Makassar, 11 Mei 2018.

Tahapan Seleksi IV Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Dimulai, Timsel Dorong Keterlibatan Perempuan


Seputarsulawesi.com, Makassar,- Pendaftaran anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tiga Kabupaten di Sulawesi Selatan di antaranya Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Palopo akan dibuka pada 16 Mei 2018. Hal ini disampaikan Tim Seleksi IV calon anggota KPU kabupaten/kota Sulsel saat konferensi pers di Kantor KPU Sulsel, Jl. A.P. Pettarani Kota Makassar, 11 Mei 2018.

Tahapan pendaftaran ini akan berakhir pada 24 Mei 2018 dan hasil seleksi berkas administrasi dengan mempertimbangkan tanggapan masyarakat akan diumumkan pada 1 Juni 2018.

Peserta yang dinyatakan lulus berkas administrasi akan mengikuti serangkain proses penyeleksian di antaranya tes tertulis dengan metode CAT, tes psikologi, tes kesehatan dan tes wawancara.

Salah satu Timsel IV KPU Kabupaten/Kota Sulsel, Syamsurijal Ad'nan mengatakan sangat berharap keterlibatan perempuan ikut dalam seleksi KPU kabupaten/kota. Ia sangat mendorong kiranya perempuan mendapat kesempatan untuk ikut berkiprah membangun proses demokratisasi salah satunya dengan terlibat dalam proses penyelenggaraan Pemilu.

"Ini adalah bagian dari kebijakan affirmative action untuk perempuan, termaksud dalam proses seleksi di KPU," kata peneliti Litbang Agama Makassar ini.  

Adapun syarat untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota KPU kabupaten/kota berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan peraturan KPU Nomor 7 tahun 2018 tentang seleksi anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota ;

1. Warga Negara Indonesia
2. Berusia 30 (tiga puluh) tahun saat mendaftar
3. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945
4. Mempunyai Integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil
5. Memiliki  pengetahuan  dan  keahlian  yang  berkaitan dengan Penyelenggaraan   Pemilu, ketatanegaraan, dan kepartaian;
6. Berpendidikan  paling  rendah Sekolah  Lanjutan  Tingkat  Atas  (SLTA) atau sederajat.
7. Berdomisili di wilayah daerah provinsi yang bersangkutan dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik
8. Mampu secara   jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;
9. Telah mengundurkan diri dari keanggotaan  partai politik paling singkat 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon;
10.Mengundurkan  diri  dari jabatan  politik,  jabatan  di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon;
11. Bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan  yang  berbadan  hukum dan  tidak  berbadan  hukum
apabila  telah  terpilih menjadi anggota KPU Kabupaten/Kota, yang dibuktikan dengan surat pernyataan;
l2. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
13. Bersedia bekerja penuh waktu, yang dibuktikan dengan surat pernyataan;
14. Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau Badan Usaha Milik Negara/Badan  Usaha  Milik Daerah
selama  masa keanggotaan apabila terpilih;
15. Tidak   berada   dalam   ikatan   perkawinan   dengan sesama Penyelenggara Pemilu;
16. Tidak pernah diberhentikan tetap atas dasar putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dan belum  pernah  menjabat sebagai  anggota  KPU, KPU Provinsi dan  KPU Kabupaten/Kota selama 2 (dua) kali masa jabatan yang sama.   

  • 876 Dibaca