UMI Jaring Gladiator Muda Makassar di Bidang Cyber Security

Born to Protect merupakan tema yang diusung untuk jaring bakat muda di bidang IT Security


Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan mengadakan event program penjaringan gladiator muda bidang cyber security. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Aljibra UMI pada hari Jumat hingga Sabtu tanggal 24 dan 25 November 2017.

Kegiatan yang mengusung tema Born to Protect di Makassar ini merupakan kegiatan yang didukung penuh oleh Kementrian Kominfo, Xynexis, dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer (APTIKOM) Wilayah IX Makassar dalam rangka menjaring 10.000 generasi muda berbakat dan memiliki potensi di bidang cyber security setiap tahun.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, terdiri dalam beberapa rangkaian kegiatan yaitu Seminar, Train of Trainers (ToT) IT Security, Hacking Contest, dan Digital Camp untuk para peserta yang terpilih.

Audisi peserta Born to Protect Makassar rencananya akan diikuti oleh 1.000 peserta yang mendaftar melalui website Born to Protect yaitu www.borntoprotect.id atau m.facebook.com/BornToProtect atau http://s.id/born2protect.

Melansir dari situs resmi kominfo, Direktur Keamanan Informasi Ditjen Aplikasi Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika, Aidil Chendramata menegaskan bahwa kegiatan pencarian bakat di bidang IT Security seperti Born to Protect bertujuan untuk menjaring bakat di bidang IT security atau cyber security untuk mendukung transformasi digitalisasi, khususnya pengamanan sistem dan infrastruktur teknologi informasi.

“Melalui kegiatan Born to Protect ini diharapkan dapat ditemukan bakat-bakat terbaik yang dapat dibina agar suatu hari kelak dapat menjadi SDM yang tangguh untuk menghadapi riuhnya serangan siber, sekaligus terjun langsung mendukung industri-industri ekonomi dalam upaya transformasi digital”, tegas Aidil.

Dr. Ir. H. A. Dirgahayu Lantara, M.T., IPU., Asean Eng.,- yang menjadi host kegiatan Born to Protect Wilayah Makassar berharap agar seluruh perguruan tinggi yang mengasuh program studi bidang ilmu komputer dapat mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan pencarian bakat di bidang IT Security ini.

“Diharapkan agar seluruh institusi perguruan tinggi khususnya yang mengasuh program studi bidang ilmu komputer dapat mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan mahasiswa dan dosennya untuk mengikuti seluruh event yang dilaksanakan dalam kegiatan Born to Protect ini”, harap Dekan Fakultas Ilmu  Komputer yang juga selaku Wakil Rektor II UMI.

Kegiatan Born to Protect ini akan diakhiri dengan kegiatan Digital Camp bagi 100 gladiator IT yang akan dididik menjadi jagoan cyber security selama dua minggu.

Tag :

makassar umi
  • 439 Dibaca