WALHI Sulsel Kecam Aksi Premanisme Oknum TNI


Seputarsulawesi.com, Makassar- Pengurus Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulsel mengecam keras penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI terhadap salah satu staf WALHI Sulsel, Muhammad Amin.

Diketahui, aksi kekerasan oknum anggota TNI terhadap Muhammad Amin dipicu oleh kejadian laka lantas yang dialami istri oknum TNI tersebut, yang menuding motornya diserempet oleh Amin pada Jum'at, 28 Juli 2017 lalu.

Setelah sempat dimediasi di Kantor Polsek Tamalanrea yang melibatkan pelaku, istri pelaku dan korban, disimpulkan bahwa insiden kecelakaan tersebut ditengarai oleh kelalaian istri pelaku.

"Kami mengecam keras arogansi oknum tersebut dan meminta Pangdam untuk lebih memperhatikan sikap dan perilaku bawahannya," kata Direktur WALHI Sulsel, Asmar Exwar dalam keterangan persnya kepada Seputarsulawesi.com, Sabtu, 29 Juli 2017.

Asmar menegaskan, kendati korban, Muhammad Amin telah memaafkan pelaku, namun WALHI Sulsel tetap mendesak agar pelaku ditindak oleh kesatuannya. Menurutnya, kekerasan terhadap warga sipil tidak bisa dibiarkan dan pelaku harus bertanggung jawab.

"Kami menghargai sikap kawan kami yang menjadi korban pemukulan untuk memaafkan pelaku, namun kami juga meminta agar pelaku ditindak oleh kesatuannya," terangnya.

Kecaman juga disampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, menyatakan bahwa kasus penganiayaan oknum TNI terhadap warga sipil sudah seringkali terjadi sehingga mestinya para petinggi TNI tidak boleh lagi mentolerir tindakan seperti ini.

"Kami khawatir warga sipil akan semakin resah dengan kehadiran TNI di tengah-tengah mereka kemudian menimbulkan gejolak penolakan TNI di tengah warga sipil. Oknum tersebut harus diberikan sanksi pidana dengan Pasal 170 KUHP." ungkap Lawyer LBH Makassar, Edy Kurniawan.

Penulis : Satria Sakti

Tag :

WALHI SULSEL
  • 70 Dibaca