Wujudkan Pemilukada Berintegritas, Bawaslu Makassar Gelar Sosialisasi

  • 12-03-2020

Seputarsulawesi.com, Makassar- Tak lama lagi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah akan dihelat di Makassar, berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, Pemilukada tahun ini akan digelar pada bulan Oktober.

Tentu saja, harapan dan keinginan terwujudnya Pemilukada yang berintegritas, demokratis serta jauh dari kecurangan menjadi harapan semua warga Makassar, tak terkecuali penyelenggara Pemilu. Pasalnya perhelatan Pemilukada sebelumnya, tidak sempat menghasilkan pemimpin, karena kotak kosong yang menjadi pemenang.

Tak tanggung-tangung, biaya penyelenggaraan Pilkada ini menghabiskan anggaran ratusan milliar, dan tahun ini kembali dianggarkan kurang lebih Rp. 150 Milliar.

“Untuk Anggaran Pilkada tahun 2020 sebanyak Rp. 150 Milliar,” ujar Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Akhmad Namsum saat hadir menjadi pembicara di Sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilihan serentak tahun 2020 di Hotel Citadines Royal Bay, Makassar, Kamis, 12 Maret 2020. 

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi mengatakan, fenomena kemenangan kotak kosong di Makassar menjadi sejarah pertama di Indonesia, bahkan saking menariknya, sudah ada tiga orang melakukan penelitian soal ini.

“Sudah ada tiga orang menulis disertasi disertasi soal ini. Saya tidak tahu, apa sudah diujikan atau belum,” kata Laode Arumahi saat hadir membuka acara Sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilihan serentak tahun 2020 ini.

Dikegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Makassar itu, Laode juga menyampaikan bahwa  calon perseorangan di Pilkada Makassar tidak akan ada, karena semua bakal calon akan bergabung ke Parpol.

Ia meminta semua pihak ikut serta memantau proses serta tahapan pelaksanaan Pemilukada dengan terus melibatkan masyarakat, media dan pegiat demokrasi. Mereka adalah kelompok strategis yang berpotensi mendorong terciptanya pemilu berintegritas.

“Salah satu tugas Bawaslu adalah pencegahan dengan melibatkan masyarakat, sosialisasi ini adalah bentuk dari pelibatan masyarakat,” katanya di depan ratusan merupakan aktivis pegiat demokrasi dan media.

Post Tags:

Panwaslu