Di Makassar, Azikin Soltan Gelar RDP dan Buka Puasa Bersama

humaniora

Editor Suaib Amin Prawono


Seputarsulawesi.com, Bantaeng- Anggota MPR/DPR RI Dr. H. Azikin Solthan, M.Si galar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan sekaligus dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama dengan tokoh masyarakat, mahasiswa dan Majelis Ta'lim di  Kota Makassar, Senin (06/06).

RDP dan buka puasa bersama ini, selain sebagai ajang untuk mempererat hubungan silaturrahmi, juga sekaligus untuk mendengar masukan dan aspirasi dari masyarakat setempat, serta menjadi ajang untuk berbagi dan meningkatkan pengetahuaan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan tersebut, Azikin Solthan juga menyampaikan peran dan fungsi MPR. Ia mengatakan, MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. MPR merupakan lembaga permusyawaratan rakyat yang berkedudukan sebagai lembaga Negara.

"Berdasarkan ketentuan Pasal 5 UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, DAN DPRD. MPR mempunyai tugas:  pertama memasyarakatkan ketetapan MPR. Kedua, memasyarakatkan Pancasila , Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ketiga, mengkaji sistem ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan
Republik Indonesia, serta pelaksanaannya, dan yang terakhir, menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," terangnya dihadapan ratusan warga.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dalam rangka melaksanakan tugas tersebut Anggota MPR berkewajiban melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang salah satu kegiatannya adalah dengar pendapat dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

"Kegiatan dengar pendapat yang dilakukan oleh setiap Anggota MPR dengan masyarakat, merupakan wadah untuk dialog dengan masyarakat serta sebagai wadah untuk menampung saran dan pendapat dari masyarakat mengenai pelaksanaan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana terdapat pada Pancasila,
UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan RDP tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan mahasiswa di Kota makassar. “Insya Allah kegiatan ini akan terus kita lakukan kegiatan ini” jelasnya.

Tak lupa pula, dalam kesempatan tersebut, Azikin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh undangan dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. "Sekitanya bulan suci ini menjadi momentum yang tepat untuk saling memaafkan diantara kita semua" tandasnya. (SAP)