Ganti Rugi Lahan Tidak Jelas, 20 Warga Donggala Panen Paksa Sawit PT. Mamuang

Sulbar

Editor Muhammad Iqbal Arsyad


Seputarsulawesi.com, Mamuju Utara - Sebanyak 20 orang warga dari Desa Lalundu, Kab. Donggala, Sulteng melakukan panen paksa buah sawit milik PT. Mamuang. Warga tersebut kesal setelah beberapa kali dijanji oleh pihak perusahaan untuk ditemui untuk membahas penyelesaian ganti rugi yang diambil paksa oleh perusahaan sawit.

Seperti dikutip dari Tribratanews.sulbar.polri.go.id, Selasa (13/06/201), kelompok warga yang dipimpin oleh Uppong dan Gusman melakukan panen sawit di lokasi yang berada di Afdeling Hotel blok 11.

"Pihak perusahaan telah berkali-kali berjanji untuk bertemu, namun tidak di tepati. Sering dihubungi dan sms tetapi tidak pernah ada balasannya,seolah–olah pihak PT. Mamuang tidak ada niat untuk ketemu," jelas Gusman.

Pihak Polsek Pasangkayu yang mengetahui kejadian tersebut, mendatangi warga dan menyarankan kepada warga agar menyelesaikan persoalan ini secara damai.

"Kami sudah menyambungkan warga dengan pihak perusahaan dan mereka akan melakukan pertemua pada hari Rabu (14 Juni 2017) di Kantor PT. Mamuang," jelas Humas Polsek Pasangkayu, IPTU Jabbar.

Sementara itu warga masih menahan buah sawit yang mereka panen sampai ada kepastian penyelesaian ganti rugi dari perusahaan. (Win)