Ibu Rumah Tangga Berpotensi Mengalami Stres

Sulsel

Editor Muhammad Iqbal Arsyad

Seputarsulawesi.com, Gowa- Dosen UIN Alauddin Makassar, Hasyim Hadade mengatakan, di era sekarang, manusia harus mampu mengelola hidupnya dengan baik, sebab rutinitas pekerjaan dan profesi yang dilakoninya dalam setiap hari berpotensi membuat manusia stres.

Berdasarkan hasil penelitian, pekerjaan yang paling berat dan berpotensi  membuat manusia stres adalah publik speaking dan pembantu rumah tangga.

"Meski di penelitian itu tidak disebutkan ibu rumah tangga, namun bisa diduga, ibu rumah tangga yang tidak punya pembantu sangat berpotensi mengalamu stres karena pekerjaannya itu," katanya, saat menyampaikan cermah Ramadan di Masjid Nurul Mujaddid, BTN Pao-pao, Kabupaten Gowa, Sabtu malam (3/6).

Untuk mengantisipasi hal itu, ia menyarakan agar manusia senantiasa bersyukur dan bersabar atas segala musibah yang menimpanya.

Lebih lanjut,  dosen fakultas Ushuludin, UIN Alauddin Makassar menjelaskan makna syukur. Ia mengatakan, syukur tidak hanya sebatas melafazkan pujian saat mendapat nikmat  dari Allah SWT, tapi juga membagikannya kepada orang lain.

Lebih jauh, Hasyim menjelaskan konsep syukur dalam pandangan orang-orang Sufi.  Syukur bagi orang-orang sufi menurutnya tidak hanya sebatas pujian dan membagi nikmat Tuhan, tapi juga bersyukur saat menerima cobaan dari-Nya.

Olehnya itu, tambah Hasyim, kata syukur dan kafir (kufur) dalam Al-Quran sangat erat kaitnnya, jika manusia bersyukur, Allah akan menambahkan nikmat baginya, namun jika ingkar (kufur nikmat) maka Allah mengancamnya dengan azab yang pedih.

"Firaun, Haman dan Qarun adalah orang yang diberi nikmat oleh Allah Swt, namun karena kufur mereka diacam azab yang pedih dari Allah Swt," jelasnya. 

(SAP)


Video