Karya Tulis Siswa SDN 7 Letta Jadi Meteri Kajian Good Practice Schools

Citizen Report

Editor Muhammad Iqbal Arsyad


Karya Tulis Siswa Dipajang di Sekolah SDN 7 Letta

Seputarsulawesi.com, Bantaeng- Ada banyak ragam untuk menumbuhkan kreatifitas siswa. Seperti halnya yang dilakkukan Idayani, guru SDN 7 Letta Kabupaten Bantaeng ini. Berbekal Training of Trainer (ToT) yang dilaksanakan di Makassar bulan lalu. Idayani bersama 76 fasilitator daerah dari 13 Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan mencoba mempraktekkan Buku Bacaan Berjenjang (B3) di tempatnya mengajar.

Hasilnya banyak kreatifitas siswa yang dapat dikembangkan "Siswa sangat antusias dan bergembira. Bahkan selalu ingin belajar dengan buku tersebut," kata Idayani, Selasa (29/3).

Ia menambahkan strategi membaca yang didapatkan dari TOT membuat siswa-siswa begitu semangat. Bahkan siswanya setelah mempraktekkannya, muncul keinginan menulis.  

"Alhamdulillah, saya sangat kagum melihat perkembangan kemampuan siswa saya. Saya tidak pernah menduga sebelumnya kalau mereka akan menggambar sebelum menuliskan cerita mereka. Pikiran mereka mulai terbuka," jelas Idayani.

Hasil karya masing-masing siswa tersebut saya simpan dalam portofolio mereka sebagai nilai tambah. Bahkan portofolio hasil karya mereka dijadikan sebagai materi kaji ulang  pada kegiatan Review Meeting Good Practice Schools (GPS) yang diselenggarakan oleh USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan atas kerjasama Dikpora Kabupaten Bantaeng dua pekan lalu.

"Hasil karya siswa kami mendapatkan apresiasi oleh peserta pada review meeting GPS dan bahkan salah satu peserta dari SMP merasa terinspirasi dan juga akan memulai mengajak siswanya untuk menulis," tutupnya.

Sulaiman Melaporkan dari Bantaeng