Ketua Gerbang Tani Nilai Menteri ATR Selewengkan Pesan Presiden Jokowi

11 Mei 2017, 10:23:12 WIB || Editor:IQ Arsyad Nasional

Ketua Gerbang Tani Nilai Menteri ATR Selewengkan Pesan Presiden Jokowi Ketua DPN Gerbang Tani, Idham Arsyad

Seputarsulawesi.com, Jakarta - Kedatangan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil ke Karawang membawa cerita lain kepada warga penggusuran dari PT. Pertiwi Lestari (PTPL). Sesuai janji Presiden Jokowi warga yang mendapat haknya berjumlah 600 KK, sedangkan Djalil hanya menyebut 96 KK saja.

Ketua DPN Gerbang Tani, Idham Arsyad menilai Menteri ATR tidak patuh terhadap pesan Presiden Jokowi kepada warga tiga desa yakni Margakaya, Wanajaya, dan Margamulya korban intimidasi dari PT PL.

"Janji presiden untuk memberikan tanah dan tempat tinggal kepada 600 KK harusnya dihormati dan dilaksanakan, bukan melenceng dari keputusan bersama," ujar Idham Arsyad, di Jakarta, Rabu (10/05).

Idham mengatakan, langkah presiden Jokowi harusnya diapresiasi dan dapat dilaksanakan oleh jajaran menteri. Bukan justru Menteri berjalan sendiri. Warga membutuhkan hak untuk hidup kembali.

"Segera lakukan redistribusi lahan untuk warga dari tiga desa tersebut. Karena awalnya merekalah yang lebih dulu hadir menggarap tanah di wilayah tersebut," terangnya.

Selanjutnya, Idham mendorong Pemerintah agar dalam proses penyelesaian konflik ini, masyarakat dilibatkan. mulai dari proses pemetaan dan identifikasi jumlah KK yang akan mendapatkan hak atas tanah. Jangan sampai kepentingan investor justru merugikan warga.

"Dalam mekanisme penyelesaian konflik agraria melalui program reforma agraria, peran serta masyarakat korban sangat penting karena untuk menghindari kesalahan sasaran." tegasnya.

(Bal)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook