Ketua MUI Diintimidasi, Komandan Banser Sulsel Berang

Sulsel

Editor Muhammad Iqbal Arsyad

Seputarsulawesi.com, Makassar- Komandan Barisan Serbaguna (BANSER) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulsel Andi Abbas Rauf Rani berang. Pasalnya Ia  mendapat kabar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel yang juga Ketua Dewan Syuro NU Sulsel Anre Gurruta Haji (AGH) Sanusi Baco bersama Sekertaris MUI Sulsel Prof. M. Ghalib mendapat intimidasi sejumlah oknum yang mengatasnamakan ormas tertentu.

Andi Abbas Rauf Rani mengatakan Banser sebagai benteng ulama dan penjaga utama semangat Bangsa dan Negara Indonesia harus dan wajib menjaga para ulama dan tokoh-tokoh NU.

"Siapapun yang mencoba dengan sengaja atau tidak sengaja mengganggu dan menyakiti ulama, maka yakinlah akan berhadapan dengan Ansor dengan pasukan intinya Banser." Tegas Andi Abbas kepada Seputarsulawesi.com, Sabtu (8/10).

Usai Sholat Jum'at kemarin puluhan pemuda mendatangi kantor MUI Sulsel dan mengintimidasi AGH. Sanusi Baco selaku ketua MUI untuk menandatangani pernyataan menolak adanya peringatan Asyura di Sulsel.

Dalam video pertemuan itu tampak beberapa di antara mereka menyerukan AGH. Sanusi Baco dengan sebutan "Anda". Dan saat Kiai Sanusi Baco masih bicara, beberapa di antara mereka berdiri dan berjalan. Bahkan berteriak .... Allahu Akbar....di hadapan ulama NU ini.

Ketua Ansor Sulsel, M. Tonang Cawidu mengatakan kami tidak persoalkan apa yang mereka tuntut karena itu hak mereka. Yang kami tak terima cara mereka berkomunikasi dan bersikap dengan ulama.

"Ulama adalah orang tua dan panutan yang kita hormati. Cara mereka tidak beretika dan kurang santun." Tegasnya.

Andi Abbas melanjutkan kami telah berkoordinasi dengan para pimpinan Banser di 24 Kabupaten kota di Sulawesi Selatan untuk siaga di daerahnya masing-masing dan tinggal menunggu perintah ulama-kiai sebagai pimpinan tertinggi kami dan perintah dari pimpinan GP. Ansor Pusat dan Wilayah..

Ulama adalah pewaris para Nabi, lanjut Abbas, Bangsa ini harus berterima kasih kepada para ulama karena tanpa ulama tidak akan ada dorongan semangat masyarakat untuk menjadi lebih baik.

"Saya sebagai Komandan Banser Sulawesi Selatan mengajak agar ormas atau kelompok dan elemen masyarakat agar sadar untuk bersatu dan menyampingkan perbedaan yang dapat memecah belah umat." Papar Andi Abbas Rauf Rani.

(Bal)


Video