Membaca, Jauh Lebih Dahulu Diperintahkan dari Perintah Salat

pendidikan

Editor Muhammad Iqbal Arsyad


Seputarsulawesi.com, Jember- Wakil Sekretaris PCNU Jember Moch Eksan menegaskan betapa pentingnya membaca. Signifikansi membaca bisa dilihat dari perintah Allah yang pertama kali diiturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu membaca.

Perintah membaca diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW jauh sebelum perintah salat, puasa, haji dan sebagainya. Perintah ini berkaitan dengan tradisi literasi yang menjadi pondasi dari peradaban dunia, yaitu peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Jadi membaca itu pintu ilmu. Sementara buku adalah jendela dunia," tegasnya saat menjadi pemateri sarasehan akhir tahun di Yayasan Pendidikan dan Sosial Rumah Pintar di jalan PDP Sumberwadung, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Jember, Sabtu (28/5).

Menurutnya, membaca atau memperoleh informasi saat ini sangatlah mudah terutama e-book yang materinya bisa diakses di mana saja dan kapan saja selama terdapat koneksi intenet. Kemudahan akses informasi ini sebagai konsekuensi logis dari gelombang perubahan peradaban.

Dewasa ini menjadi tahu sangatlah mudah. Tetapi menjadi beragama dan beretika tidak secara otomatis bisa diperoleh dari kemudahan mengakses informasi dan pengetahuan tersebut. "Untuk menjadi orang beragama dan bermoral, perlu perenungan dan kesadaran diri," katanya.

Agama dan etika adalah manifestasi dari pengetahuan yang bersanding dengan keimanan. Ilmu, iman, dan amal saleh adalah tri tunggal, yaitu tiga entitas yang menjadi satu, dengan satu tujuan; pengabdian total kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Tuhan yang menjadi sumber dari segala sumber. Sumber ilmu, iman, dan amal saleh sekaligus," jelasnya. (Bal)

Sumber: NUonline