Peradaban Manusia Saat Ini Dikendalikan Oleh Software

18 Mei 2017, 17:25:38 WIB || Editor:IQ Arsyad Sulsel

Peradaban Manusia Saat Ini Dikendalikan Oleh Software 

Seputarsulawesi.com, Makassar - Tidak ada sedikit pun aktivitas manusia saat ini yang tidak dikendalikan oleh software. Bahkan ilmu pengetahuan manusia ini sudah bukan di kepala, bukan di hati, tetapi semuanya tersimpan di laptop, hp atau di google.

Demikian antara lain gagasan penting yang tersaji pada Seminar Internasional yang mengambil tema "Islam, Science, and Global Civilization in Islamic Word, yang digelar UIN Alauddin Makassar di Grand Asia Hotel Makassar pada kamis (18/5).

"Fenomena ini tentu berpengaruh besar terhadap manusia saat ini," papar Shukri Ahmad, Guru Besar Pusat Pengajian Bahasa, Tamadun dan Falsafah Kolej Sastera dan Sains Universiti Utara Malaysia.

Salah satu bentuk pengaruh itu menurut Prof. Shukri Ahmad, adalah adanya pendangkalan terhadap nilai-nilai agama dan kemanusiaan hari ini. "Akibat ketergantugan pada software, ada upaya pendangkalan terhadap semua sistem nilai kemanusiaan hari ini. Kajian-kajian keagamaan dan kajian-kajian akademik yang serius tidak harus di tempat-tempat khusus semacam pengajian atau kampus tapi cukup dinikmati melalui gadget di tangan. Padahal harusnya ada keseimbangan antara turats (nilai-nilai kearifan) dan modernitas saat ini," ulas Prof. Shukri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Prof. Shaleh Tajuddin, Guru Besar Fakultas Ushuluddin Uin Alauddin Makassar. Menurut, Shaleh Tajuddin, ketergantungan manusia hari ini yang begitu tinggi pada teknologi sehingga kearifan-kearifan masa lalu yang sejatinya menjadi penuntun atau menjadi basis nilai sudah tidak dikenal oleh generasi muda saat ini. "Kita lebih nyaman berkomunikasi melalui dunia maya ketimbang bertemu langsung," jelas Shaleh.

Seminar Internasional yang digelar UIN Alauddin Makassar adalah bagian dari upaya untuk menggali ilmu-ilmu keislaman dan integrasinya terhadap perkembangan sains saat ini. Seminar ini dihadiri ratusan mahasiswa, dosen serta beberapa Guru Besar di lingkungan UIN Alauddin Makassar. (Barak)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook