Pesisir dan Laut Sulsel Terancam

11 Jun 2017, 16:04:45 WIB || Editor:sesi.comSulsel

Pesisir dan Laut Sulsel Terancam 

Seputarsulawesi.com, Makassar- Sejumlah aktifis yang tegabung dalam Aliansi Masyarakat Takalar, Aliansi Selamatkan Pesisir Makassar, WALHI Sulawesi Selatan dan FIK KSM Takalar menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi lingkungan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar dan Takalar.

Lewat keterangan tertulisnya, mereka menjelaskan bahwa pesisir dan laut di Sulawesi Selatan sudah mulai terancam dan rusak, disebabkan oleh kebijakan Pemerintah Provinsi yang pro terhadap eksploitasi laut dengan cara melakukan reklamasi dan penambangan pasir laut.

“Sulawesi Selatan adalah wilayah kepulau yang memiliki kekayaan laut luar biasa banyaknya, dan memiliki Spermonde yang terdiri dari gugusan 121 pulau membentang dari Kabupaten Takalar hingga Kabupaten Barru,” tulisnya.

Olehnya itu, di hari peringatan Laut Sedunia (World Ocean Day) Kamis, 8 Juni 2017 lalu, mereka meminta agar eksploitasi laut segara dihentikan karena berpotensi merusak ekosistem laut di 3 wilayah perairan, yaitu, Galesong, Galesong Utara dan Galesong Selatan di Kabupaten Takalar.

Selain itu, mereka juga meminta agar Proyek Reklamasi CPI dan reklamasi oleh private sektor lainnya dihentikan, serta pengerukan pasir putih ilegal di pulau Gusung Tangayya juga segera dihentikan, dan meminta kepada pihak terkait untuk segera memulihkan lingkungan pesisir dan laut. (SAP)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook