PMII dan BEM Poltekkes Mamuju Serahkan Bantuan ke Abdul Khaliq

16 Jun 2017, 12:33:43 WIB || Editor:sesi.com

PMII dan BEM Poltekkes Mamuju Serahkan Bantuan ke Abdul Khaliq 

Seputarsulawesi.com, Mamuju- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII ) Mamuju bersama pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poltekkes Mamuju menyalukan bantuan kepada Abdul Khaliq, bayi penderita Bibir sumbing dan tergolong kurang mampu. Penyerahan hasil penggalangan dana itu 

langsung diberikan kepada kedua orang tua Abdul Khaliq di kediamannya di Desa Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kamis kemarin (15/6/),Ketua Cabang PMII Mamuju Wais Walqarni menjelaskan, sebelumnya gabungan berbagai elemen mahasiswa itu telah menggelar aksi penggalangan dana selama 3 hari di sejumlah titik, seperti instansi pemerintahan, pasar dan beberapa ruas jalan di Mamuju. Dalam menggelar aksi mereka mengusung tema tema "Sejuta Koin Untuk Abdul Khaliq".

Menurut Wais hal itu dilakukan lantaran kondisi bayi pasangan suami-istri Andang dan Anita itu kian hari kian memburuk, ditambah lagi dengan kondisi orang tua yang kurang mampu. Sehingga menurutnya, butuh uluran bantuan dari Pemerintah dan masyarakat untuk meringankan beban penderitaannya.

"Kondisi adik kita Abd. Khalik yang membutuhkan uluran tangan bagi para dermawan untuk tambahan biaya pengobatan dan mengurangi beban orang tuanya. Serta ini juga menjadi cerminan buruk bagi Pemerintah, bahwa di sekitar kita terdapat bayi yang disinyalir mengalami gizi buruk dan bibir sumbing serta kondisi orang tua yang tidak mampu dan tinggal di rumah yang tidak layak tetapi tidak tersentuh oleh pihak Pemeritah Kabupaten Mamuju. Semoga hasil penggalangan dana yang kami berikan sedikit mengurangi beban," ungkap Wais.

Sementara itu, Ketua BEM KM Poltekkes Mamuju Muh. Hidayat berharap dengan berkaca pada derita yang dialami bocah berusia 3 bulan tersebut, pemerintah sedapat mungkin lebih memperhatikan warga masyarakat yang punya keterbatasan apalagi mengenai soal akses kesehatan.

"Harapan saya agar pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan dan dinas terkait bisa lebih peka terhadap kesehatan yang terjadi di masyarakat, serta profesional dalam menyelesaikan berbagai masalah kesehatan yang ada, tidak membeda - bedakan status sosial masyarakat". Ungkapnya.

Hasil dari  penggalangan dana selama 3 hari tersebut diserahkan dalam bentuk sembako dan uang tunai untuk tambahan biaya pengobatan Abdul Khaliq. (SAP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook